NARASITODAY.COM – Rapper sekaligus pasangan Rihanna, A$AP Rocky, dinyatakan tidak bersalah dalam kasus dugaan penyerangan dengan senjata api yang melibatkan namanya sejak 2021.
Keputusan ini diumumkan di Pengadilan Los Angeles pada Selasa (18/2) waktu setempat dan langsung disambut dengan sorak gembira oleh Rocky dan tim hukumnya.
Menurut laporan dari Variety pada Rabu (19/2/2025), juri di pengadilan Los Angeles sepakat untuk membebaskan Rocky dari semua tuduhan, menandai akhir dari drama persidangan yang berlangsung selama tiga minggu.
Setelah mendengar putusan tersebut, Rocky segera bangkit dari kursinya dan memeluk Rihanna, sang istri yang setia mendampinginya di setiap sidang.
Momen emosional ini juga disaksikan oleh ibunya, Renee Black, dan adiknya, Erika Mayers. Nama asli Rocky, Rakim Mayers, sebelumnya terlibat dalam insiden penembakan terhadap A$AP Relli pada November 2021.
Saat itu, Rocky didakwa atas dua kasus penyerangan dengan senjata api dan sempat ditahan pada April 2022 sebelum akhirnya dibebaskan dengan jaminan.
Jika terbukti bersalah, rapper ini bisa menghadapi hukuman penjara hingga 24 tahun. Kasus ini berawal dari perselisihan antara Rocky dan Relli di area Hollywood, di mana polisi menyebut Rocky menodongkan pistol dan menembakkannya, meskipun korban hanya mengalami luka ringan. Namun, Rocky membantah keras tuduhan tersebut.
Dalam persidangan, A$AP Twelvyy salah satu anggota A$AP Mob mengklaim bahwa pistol yang digunakan hanyalah pistol starter dan bukan senjata api sungguhan. Meskipun Rocky memilih untuk tidak bersaksi dalam persidangan, tampaknya strategi tim hukumnya berhasil meyakinkan juri untuk membebaskannya dari semua tuduhan.
Selain kabar bebasnya Rocky, kehadiran Rihanna yang setia menemani suaminya selama persidangan juga menarik perhatian. Hubungan mereka selalu menjadi sorotan, terutama setelah dikaruniai dua anak.
RiRi terlihat emosional dan bahagia saat Rocky dinyatakan bebas. Beberapa sumber menyebutkan bahwa pasangan ini langsung meninggalkan pengadilan dengan senyuman lebar dan siap merayakan kebebasan Rocky.
Perlu dicatat bahwa ini bukan pertama kalinya Rocky terlibat dalam masalah hukum; pada 2019, ia pernah ditahan di Swedia selama sebulan setelah terlibat keributan dengan dua pria.
Kasus tersebut sempat menghebohkan karena Rocky harus mendekam di penjara Swedia dalam kondisi yang tidak nyaman sebelum akhirnya dinyatakan bersalah tetapi tidak dijatuhi hukuman penjara.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel














