NARASITODAY.COM – Kasus penusukan yang merenggut nyawa seorang pria berinisial IB (35) di Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, kini tengah dalam penyelidikan oleh Polres Bogor. Kejadian tragis yang berlangsung pada Rabu (5/3/2025) sore itu melibatkan seorang pria yang tewas usai ditusuk oleh orang tak dikenal (OTK).
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, mengungkapkan bahwa dua orang diduga terlibat dalam insiden ini, yang kemungkinan besar merupakan saudara kandung, kakak dan adik. Namun, hingga kini, pihak kepolisian belum mempublikasikan identitas para pelaku karena mereka masih dalam tahap pencarian, guna menghindari pelarian lebih lanjut.
“Jadi yang jelas para pelaku ini berjumlah dua orang dan dugaan nya juga bahwa dua orang ini adalah kakak beradik,” ujar AKP Teguh Kumara, Selasa (11/3/2025).
Menurut keterangan yang diperoleh polisi, peristiwa ini bermula saat korban, IB, terlibat senggolan dengan kendaraan yang dikendarai oleh salah satu pelaku. Teguh menjelaskan bahwa keributan sempat terjadi antara pelaku yang diduga adik dan beberapa warga sekitar, yang berujung pada penganiayaan terhadap adik tersebut.
“Sempat terjadi keributan antara salah satu pelaku diduga adik ini, informasinya bekerja di salah satu bengkel di dekat TKP, terjadi keributan antara yg bersangkutan dengan beberapa warga sekitar,” ungkapnya.
Setelah kejadian itu, adik pelaku pulang dan mengadu kepada kakaknya. Merasa tidak terima dengan perlakuan terhadap adiknya, kakaknya mendatangi lokasi kejadian sambil membawa senjata tajam.
Namun, dalam perjalanan menuju tempat kejadian, motor yang dikendarai oleh pelaku diduga secara tidak sengaja menyerempet mobil yang dikendarai oleh korban, yang memicu kesalahpahaman yang berujung pada aksi penusukan.
“Dan terjadilah kesalahpahaman disitu untuk permasalahan antara korban dan terduga pelaku,” tuturnya.
Saat ini, pihak kepolisian terus bekerja keras untuk mengumpulkan informasi dan mencari bukti guna mengungkap pelaku serta senjata tajam yang digunakan dalam insiden ini. Polisi berharap dapat menyelesaikan kasus ini secara tuntas untuk memberikan keadilan bagi korban dan keluarga.***













