Pungli Bikin Gaduh, Ketua DPRD Dukung Bupati Bogor Usut Dugaan Tilep Uang THR Sopir Angkot Oleh Dishub

0
Ketua DPRD Bogor Dukung Bupati Usut Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot oleh Oknum Dishub

NARASITODAY.COM Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyatakan dukungannya terhadap langkah Bupati Bogor dalam mengusut dugaan pemotongan uang Tunjangan Hari Raya (THR) yang diberikan kepada sopir angkutan kota (angkot) oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Peristiwa ini mencuat, setelah muncul laporan bahwa uang pemberian THR yang disalurkan oleh Dedi Mulyadi untuk para sopir angkot kawasan Puncak diduga tidak sepenuhnya sampai ke tangan para penerima. Dugaan pun mengarah kepada oknum di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor yang disebut-sebut telah melakukan pemotongan dana tersebut.

Baca Juga :  Dinda Kanyadewi Nikmati Masa Lajang, Belum Berpikir Menikah Meski Sudah Tujuh Tahun Sendiri

Menanggapi hal ini, Sastra Winara menegaskan pentingnya transparansi dan pemeriksaan menyeluruh terhadap peristiwa tersebut. 

“Kemarin sudah disampaikan oleh Pak Bupati bahwa akan dicek lagi, akan dikroscek kebenarannya seperti apa. Tentu kami mendukung Pak Bupati agar jangan sampai ada dari ASN kita yang dianggap kurang baik,” ungkap Sastra Winara, Selasa (8/4/2025). 

Baca Juga :  Satu Pelaku Curanmor di Kota Bogor Tewas Diamuk Masa

Ia juga menekankan bahwa DPRD Kabupaten Bogor siap mengawal proses ini agar tidak ada pihak yang dirugikan serta masyarakat bisa mendapat kejelasan. 

“Kami DPRD Kabupaten Bogor mendukung pemerintah daerah supaya jelas dan terang seperti apa kronologinya, serta tidak ada yang dirugikan,” tambahnya.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja ke Dramaga, Pj. Bupati Bogor Jaring Aspirasi Masyarakat dan Identifikasi Potensi Daerah

Lebih lanjut, ia mengungkap bahwa pihaknya bersama Pemerintah Daerah berkomitmen mengusut tuntas persoalan ini hingga terang benderang. Bila terbukti ada penyalahgunaan, tindakan tegas diharapkan menjadi bukti bahwa integritas pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama di Kabupaten Bogor.

“Jangan sampai niat baik dicederai oleh ulah segelintir oknum, kita ingin masyarakat percaya bahwa pemerintah hadir untuk melindungi, bukan malah merugikan,” tandasnya.***