MKK Cisangku Membangun Kampung Ramah Lingkungan dari Pinggir Hutan

0
MKK Cisangku Membangun Kampung Ramah Lingkungan dari Pinggir Hutan

NARASITODAY.COM – Di tengah rindangnya hutan dan gemuruh air terjun Curug Kembar, sekelompok warga Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, tengah berjuang menjadikan kampung mereka lebih ramah lingkungan.

Mereka tergabung dalam Kelompok Model Kampung Konservasi (MKK) Cisangku, yang mengusung semangat pelestarian alam berbasis masyarakat.

“Inisiatif kita ini seperti kampung iklim, kampung ramah lingkungan dan pengelolaan bank sampah, semua sudah jadi program resmi dan disahkan melalui SK kepada tim kami,” ujar Ketua Kelompok Tani Hutan Konservasi Model Cisangku, Hendrik saat ditemui Wartawan. pada, Selasa (17/04) di kawasan wisata Curug Kembar.

Baca Juga :  Pemerintah Bogor Catat Keberhasilan Luar Biasa dalam Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji 2026

Menurut Hendrik, gerakan ramah lingkungan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program yang dicanangkan oleh Gubernur Jawa Barat.

Salah satu aksi nyata yang mereka lakukan adalah mengelola sampah rumah tangga dan wisata, yang belakangan makin jadi persoalan serius di sekitar area wisata.

Baca Juga :  Langkah Kongkrit Bupati Dalam Mendorong DOB di Kabupaten Bogor

“Kami baru-baru ini mulai membuat bank sampah. Karena belum ada tempat penampungan, sementara ini sampah kami bawa ke desa tetangga yaitu Desa Batu tulis,” jelasnya.

Tak hanya mengumpulkan, mereka juga aktif membeli sampah dari warga baik organik maupun plastik untuk dikelola lebih lanjut.

Upaya ini kata dia, disosialisasikan langsung ke masyarakat melalui pengajian maupun secara langsung mendatangi rumah rumah warga agar kesadaran lingkungan bisa tumbuh.

Baca Juga :  Tren Unik Imlek 2026 di China: Draco Malfoy Jadi Maskot hingga Kuda Sedih Viral

“Sampah itu penyakit lingkungan. Banyak yang belum sadar, terutama di kawasan wisata seperti Curug Kembar ini. Pengunjung datang, tapi sering meninggalkan sampah. Ini harus ditanggulangi,” tegasnya.

Dia berharap dengan langkah kecil yang di ambil, MKK Cisangku membuktikan bahwa pelestarian lingkungan bisa dimulai dari Kampung, dari tangan-tangan masyarakat yang peduli.

“Kita adalah bukti nyata bahwa konservasi bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga tanggung jawab bersama,” pungkasnya.***