Harry Bangun Hidup Baru di Amerika, Jarak dengan William dan Kerajaan Makin Jauh

0
Harry Bangun Hidup Baru di Amerika, Jarak dengan William dan Kerajaan Makin Jauh

NARASITODAY.COM – Jika tembok Istana Buckingham bisa berbicara, mungkin ia akan menayangkan sebuah reality show yang lebih dramatis dari serial televisi manapun. Episode terbarunya? Kemungkinan besar akan mengisahkan tentang retaknya persaudaraan antara Pangeran William dan Pangeran Harry, dua pangeran yang dulunya bak pinang dibelah dua.

Kisah pilu ini bermula ketika Pangeran Harry memutuskan untuk meninggalkan kehidupan istana pada tahun 2020, mengikuti jejak sang istri, Meghan Markle. Keputusan untuk mundur dari status sebagai anggota senior keluarga kerajaan menjadi titik awal keretakan yang kian hari kian menganga.

Situasi semakin memanas setelah Harry memilih jalur keterbukaan yang kontroversial. Melalui dokumenter di platform streaming Netflix dan memoarnya yang blak-blakan berjudul “Spare,” ia seolah membuka lembaran-lembaran buku harian yang penuh luka di hadapan khalayak dunia.

Tak hanya menceritakan pengalamannya sendiri, Harry juga tak ragu melontarkan komentar pedas mengenai anggota keluarganya, termasuk Kate Middleton, istri Pangeran William yang selama ini dikenal dengan anggun dan kalemnya.

Baca Juga :  Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Rumah Warga dan Fasilitas Sekolah di Bojonggede

Seperti yang dilansir dari Geo News, seorang sumber terdekat mengungkapkan bahwa Pangeran William merasa “benar-benar muak” dengan tindakan adiknya. Terlebih lagi, ketika Harry menyentil sosok Kate, yang dianggap William sebagai pilar penting dalam hidupnya.

“‘Serangan-serangan terhadap Kate, tekanan ke Ratu dan ayah mereka, bikin William makin marah,'” ujar sumber tersebut, dikutip pada Minggu (20/4/2025), menggambarkan betapa dalamnya kekecewaan sang Pangeran Wales.

Sumber itu menambahkan bahwa kemungkinan rekonsiliasi antara kedua bersaudara tampak semakin tipis. Jangan harap akan ada adegan pelukan haru di bandara atau reuni hangat saat perayaan Natal keluarga. Bahkan, dalam beberapa kunjungan Harry ke Inggris, panggilan teleponnya tak dijawab, dan ucapan selamat ulang tahun pun tak pernah sampai.

Baca Juga :  Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Salat Iduladha dan Serahkan Hewan Kurban di Kantor Pusat DJP Jakarta

Bagi William, menyangkut Kate adalah persoalan yang tak bisa dianggap remeh. Dalam memoar “Spare,” Harry menyebutkan bahwa Kate bersikap dingin terhadap Meghan. Bagi William, ini adalah “‘crossing the line.'” Sejak saat itu, nama Harry bahkan jarang terdengar dalam percakapan di lingkaran terdekat William.

Ketika Kate didiagnosis menderita kanker, fokus William semakin mengerucut pada hal-hal yang dianggapnya paling penting: kesehatan dan kesejahteraan istri, anak-anak, dan ayahnya. Harry? Sayangnya, tidak termasuk dalam daftar prioritas tersebut.

“‘Tahun ini fokusnya lebih banyak pada istri, anak-anak, dan ayahnya. Saudaranya bukan sesuatu yang benar-benar dibicarakan,'” ungkap seorang teman dekat William, mengisyaratkan betapa jauhnya jurang pemisah antara kedua pangeran.

Hubungan Harry dengan sang ayah, Raja Charles III, juga tak kalah canggung. Ketika Raja Charles mengumumkan diagnosis kankernya pada Februari 2025, Harry langsung terbang dari Amerika Serikat ke Inggris. Namun, pertemuan keduanya hanya berlangsung singkat, sekitar 30 menit.

Baca Juga :  Pentagon Diduga Tembak Jatuh Drone Pemerintah Sendiri Pakai Laser Anti-Drone

Ya, hanya setengah jam. Setelah itu, Raja Charles terbang dengan helikopter menuju Sandringham, meninggalkan Harry tanpa pelukan atau secangkir teh sore khas tradisi keluarga kerajaan.

Meskipun demikian, laporan menyebutkan bahwa singkatnya pertemuan tersebut mungkin disebabkan oleh alasan medis. Raja Charles harus menjaga diri dari risiko infeksi selama menjalani perawatan kanker, sehingga kontak fisik dan interaksi yang terlalu lama mungkin dihindari.

Bagi mereka yang membayangkan reuni emosional layaknya adegan dalam serial “The Crown,” tampaknya harapan itu masih jauh dari kenyataan. Pangeran William seolah telah menarik garis batas yang tegas.

Sementara itu, Pangeran Harry tengah membangun kehidupan barunya di seberang Atlantik. Kisah dua saudara yang dulunya begitu dekat kini menjadi potret buram tentang bagaimana luka dan pilihan hidup dapat merenggut kehangatan ikatan darah.***