Kenaikan Harga Kedelai Jadi Tantangan Berat bagi Industri Tahu dan Tempe di Bogor

0
Kenaikan Harga Kedelai Jadi Tantangan Berat bagi Industri Tahu dan Tempe di Bogor

NARASITODAY.COM – Harga kacang kedelai menunjukkan kenaikan yang signifikan di pasaran. Hal ini menimbulkan tekanan besar bagi perajin tahu dan tempe di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Mereka terpaksa melakukan penyesuaian produksi, yang sebelumnya mengelola puluhan kuaintal saat ini hanya beberapa kuaintal demi menutupi lonjakan biaya bahan baku.

Imbas kenaikan kacang kedelai tersebut salah satunya dirasakan oleh Sohid pengrajin tahu yang berada di Kampung Leuwengkolot Leuwengkolot, Desa Giri Mulya, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Harga BBM Melonjak, Pemerintah Terancam Tambah Beban Subsidi Fiskal

Sohid menuturkan kenaikan bahan baku pembuatan tahu tersebut dirasakan sejak awal bulan ramadhan 2025 kemarin. Dari awalnya Rp 8 ribu perkilogram saat ini nyaris menyentuh 10 ribu per kg.

“Kenaikan ini sudah terjadi sejak bulan ramadhan kemarin tepatnya 2 bulan lalu. Awalnya Rp 8 ribu perkilo sekarang Rp 9.900 perkilo,”kata Sohid saat ditemui ditempat produksinya, Senin (28/4/2025).

Baca Juga :  Status Gunung Semeru Naik ke Level IV (AWAS), Warga Diminta Evakuasi dan Jauhi Radius 20 Km

Sohid mengakui dengan adanya kenaikan kacang kedelai tersebut produksi tahu nya yang sebelumnya bisa 7 kuaintal perhari saat ini hanya bisa 4 kuaintal saja.

“Sebelumnya kalau tidak naik seperti ini produksi 7 kuaintal setiap hari sekarang jadi 4 kuintal terus pedagang juga mintanya sedikit jadinya kurang pesannya karena pengaruh juga sama daya beli di pasar,”ucapnya.

Sebagai pengrajin tahu di wilayah Bogor Barat, Sohid pun mengaku serinh mendapatkan keluhan dari pedagang dipasar karena turunnya daya beli masyarakat. Imbas kenaikan kacang kedelai.

Baca Juga :  Polisi Lakukan Penyelidikan Usai Pencurian yang Menimpa Yuki Kato

“Keluhan sering terjadi dari pedagang sudah tidak aneh kalau hal seperti itu, ya kitamah dijalani saja biarkan kacang mahal lama-lama mungkin turun,”katanya.

Sejak awal ramadhan dirasakan kenaikan bahan baku tahu tersebut ia berharap harga kedelai bisa segera turun dan stabil seperti sebelumnya.

“Kita berharap harga kedelai seperti semula saja stabil,”pungkasnya.***