NARASITODAY.COM – Dalam jajaran camilan tradisional Nusantara, kue talam selalu punya tempat istimewa. Teksturnya yang lembut dan rasa yang akrab di lidah membuatnya jadi favorit lintas generasi.
Namun, ada satu varian yang menawarkan kejutan rasa: kue talam abon ayam. Camilan ini menyajikan kombinasi antara tekstur kenyal khas talam dan gurihnya abon ayam yang menggoda selera.
Tak hanya mudah dibuat, resep ini juga cocok untuk berbagai momen: mulai dari kudapan sore, sajian arisan, hingga ide jualan rumahan. Bagi pencinta kuliner yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda namun tetap bernuansa tradisional, kue talam abon ayam layak untuk dicoba.
Bahan-bahan yang Dibutuhkan
Untuk menciptakan kue talam yang empuk dan gurih, berikut bahan-bahan utamanya:
-
250 gram tepung beras
-
2 sdm tepung tapioka
-
1 sdm gula pasir
-
¼ sdt garam
-
1 sdm kaldu jamur (bisa dihilangkan jika tidak suka)
-
500 ml santan sedang (tidak terlalu kental atau encer)
-
Daun pisang sebagai alas (opsional, tapi menambah aroma khas)
Langkah Pembuatan
Proses membuat kue ini cukup sederhana, bahkan untuk pemula di dapur.
-
Mulai dari bahan kering – Ayak tepung beras dan tepung tapioka terlebih dahulu untuk menghindari gumpalan.
-
Campur dalam satu wadah – Gabungkan tepung, gula, garam, dan kaldu jamur, lalu aduk rata.
-
Tuangkan santan secara bertahap – Aduk perlahan sambil menuangkan santan agar adonan tercampur sempurna dan tidak bergerindil.
-
Siapkan cetakan – Olesi cetakan talam dengan minyak atau lapisi dengan daun pisang agar tidak lengket dan menambah aroma alami.
-
Bagi adonan menjadi dua – Tuang setengah bagian adonan ke dalam cetakan, lalu taburkan abon ayam sebagai lapisan tengah.
-
Tutup dengan sisa adonan – Pastikan abon tertutup sempurna agar tidak gosong saat dikukus.
-
Kukus hingga matang – Proses pengukusan memakan waktu sekitar 25 menit. Gunakan api sedang dan tutup kukusan dengan kain bersih agar uap air tidak menetes ke adonan.
-
Dinginkan sebelum disajikan – Setelah matang, biarkan kue talam dingin agar mudah dikeluarkan dari cetakan dan tidak hancur.
Catatan Rasa dan Tekstur
Santan menjadi kunci kelezatan. Gunakan santan dengan kekentalan sedang untuk menciptakan tekstur yang lembut namun tidak terlalu lembek. Kelezatan abon ayam di tengah lapisan memberikan sensasi gurih yang menyatu sempurna dengan rasa talam yang netral.
Disajikan hangat atau dingin, kue talam abon ayam ini selalu punya daya tarik tersendiri. Cocok disandingkan dengan teh hangat di sore hari, atau dibawa sebagai bekal ke kantor.***













