Kucing Penyelundup Narkoba Kini Dirawat di Layanan Kesehatan Hewan Nasional

0
Kucing Penyelundup Narkoba Kini Dirawat di Layanan Kesehatan Hewan Nasional

NARASITODAY.COM – Di balik pagar kawat berduri Lembaga Pemasyarakatan Pococi, Kosta Rika, seekor kucing kecil mengejutkan petugas keamanan. Bukan karena kelucuannya, melainkan karena misi berbahaya yang sedang dibawanya: menyelundupkan narkoba ke dalam penjara.

Peristiwa tak lazim ini terjadi pada malam 6 Mei 2025. Petugas dari menara pengawas mencurigai seekor kucing liar yang berkeliaran di sekitar area berumput dekat pagar penjara. Warna abu-abu mencolok yang menodai bulunya ternyata bukan kotoran biasa itu adalah petunjuk awal dari penyelundupan narkotika.

“Pada Selasa malam, agen dari Polisi Penjara di Lembaga Pemasyarakatan Pococi berhasil menyelamatkan seekor anak kucing yang tubuhnya terbalut dua bungkus narkoba. Seorang petugas yang ditempatkan di salah satu menara pengawas melihat hewan itu di area berumput dan segera membunyikan alarm,” demikian pernyataan resmi dari Kementerian Kehakiman dan Perdamaian Kosta Rika, seperti dikutip dari NDTV, Selasa (21/5/2025).

Baca Juga :  Polsek Jonggol Ringkus Dua Pengedar, Sita Lebih dari 1 Kg Ganja dan Sabu

Kucing malang tersebut membawa dua paket mencurigakan di punggungnya. Setelah diperiksa, petugas menemukan sekitar 236 gram ganja, 68 gram heroin, dan dua lembar kertas linting yang diikatkan rapi. Paket itu didesain untuk tak menarik perhatian, memanfaatkan insting alami kucing yang mampu bergerak tanpa terdeteksi.

“Berkat tindakan cepat dari petugas yang merespons, kucing itu ditangkap dan paket-paketnya dipindahkan, sehingga tidak dapat mencapai tujuan yang dituju,” lanjut pernyataan kementerian. “Setelah memeriksa paket-paket itu, satu paket ditemukan berisi 235,65 gram yang diduga ganja, sementara paket lainnya berisi 67,76 gram yang diduga heroin, beserta dua lembar kertas linting.”

Baca Juga :  Kumpul Kebo Terancam Penjara, Polri Siapkan Mekanisme Baru

Kucing itu kini berada dalam perawatan Layanan Kesehatan Hewan Nasional untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara pihak kepolisian terus menyelidiki siapa yang mungkin bertanggung jawab atas operasi ini termasuk kemungkinan adanya keterlibatan narapidana dari dalam atau kaki tangan dari luar penjara.

Penegak hukum tengah menelusuri rekaman CCTV dan menganalisis pola pergerakan hewan tersebut untuk mengungkap jaringan di balik aksi penyelundupan unik ini.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Apresiasi Prestasi Polres Bogor Ungkap 1 Ton Lebih Narkoba Jenis Tembakau Sintetis

Kasus ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas para pelaku kejahatan dalam menyelundupkan barang haram terus berkembang. Kucing, dengan tubuh kecil dan gerak yang senyap, menjadi “kurir ideal” yang tak mudah dicurigai hingga kini.

Kejadian ini juga mencerminkan kondisi darurat yang tengah dihadapi Kosta Rika. Negara kecil di Amerika Tengah itu mengalami lonjakan kasus perdagangan narkoba dalam beberapa tahun terakhir.

Tahun 2023 saja, otoritas berhasil menyita lebih dari 21 ton kokain, mencerminkan betapa kompleksnya perang melawan narkotika yang tengah berlangsung di sana.***