Kemenkes Luncurkan Program Deteksi Dini Kesehatan Anak Sekolah di Kabupaten Bogor

0
Ilustrasi Anak Sekolah

NARASITODAY.COM – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar akan mulai dilaksanakan di sekolah-sekolah Kabupaten Bogor pada awal tahun ajaran baru, yakni Juli 2025.

Program ini merupakan inisiatif Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai upaya deteksi dini masalah kesehatan pada anak usia sekolah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dr. Intan Widayati, mengatakan pelaksanaan penjaringan kesehatan siswa akan disesuaikan dengan jadwal masuk sekolah.

Baca Juga :  Warga Petir Hibahkan Tanah Demi Jalan Penghubung Dua Desa

“Nanti seperti biasa pelaksanaannya bersamaan dengan tahun ajaran baru,” ujar Intan kepada timetoday.id Kamis (5/6/2025).

Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan akan dilakukan secara bertahap melalui koordinasi antara puskesmas dan pihak sekolah. Masing-masing puskesmas akan menyusun jadwal pelaksanaan bersama sekolah sesuai kesepakatan.

“Kepastian tanggal belum ya, nanti kami akan kabarin lewat puskesmas dan nanti puskesmas masing-masing yang akan membuat jadwal dengan sekolahan sesuai kesepakatan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Aden Bajaj Tegaskan Sikap Protektif terhadap Anak-anaknya yang Mulai Beranjak Remaja

Sasaran program mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK), hingga pondok pesantren.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menyatakan masih menunggu arahan teknis resmi dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan program tersebut.

Baca Juga :  Selain Cetak Prestasi, Sekda Ajat Harap PGI Juga Berdampak Positif Bagi Perekonomian Kabupaten Bogor

“Nah minggu depan kami baru akan dapat arahan dari Kemenkes untuk teknisnya,” ungkap Intan.Cek Kesehatan

Dengan demikian Intan mengimbau agar pihak sekolah mendukung penuh program ini demi keberhasilan deteksi dini kesehatan siswa.

“Guru-guru tentunya sebaiknya sudah mengikuti CKG agar bisa memotivasi siswanya dan turut mensosialisasikan CKG ke wali murid,” tutupnya.***