Angin Kencang Terjang Bogor, Atap Terbang dan Tembok Roboh! Desa Karacak Porak-poranda

0
Angin Kencang Terjang Bogor, Atap Terbang dan Tembok Roboh! Desa Karacak Porak-poranda.foto:istimewa

NARASITODAY.COM – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan. Setidaknya 13 rumah dan satu masjid mengalami kerusakan, dan satu keluarga terpaksa mengungsi karena rumahnya tidak layak huni.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, peristiwa itu terjadi pada Rabu (25/6/2025) petang dan berdampak pada lima kampung di desa tersebut. Bagian rumah yang terdampak meliputi atap yang beterbangan hingga tembok yang roboh akibat terpaan angin kencang.

Baca Juga :  Dari Pelantikan Trump, McGregor Menyatakan Keinginannya untuk Memimpin Irlandia

“Dikarenakan hujan deras dan angin kencang mengakibatkan rumah di beberapa wilayah Desa Karacak terdampak pada bagian atap dan tembok jebol,” jelas Adam saat dikonfirmasi pada Kamis (26/6/2025).

Ia merinci wilayah terdampak meliputi Kampung Hegarmanah (2 rumah rusak ringan), Kampung Sipon Hilir (3 rumah rusak sedang dan 4 rusak ringan), Kampung Sukamaju (2 rumah rusak ringan), Kampung Cengal (1 rumah rusak), serta Kampung Sirnagalih (1 rumah rusak).

Baca Juga :  Ketua TP PKK Eva Rudy Susmanto Turun Langsung Pastikan Kegiatan Bina Daerah Berjalan Baik

“Kejadian angin kencang terjadi di lima titik,” ujar Adam. “Dampak kejadian hanya materi yaitu kerusakan rumah, tidak ada korban jiwa maupun luka. Fasilitas umum terdampak yaitu Masjid Nurul Huda di Kampung Sukamaju.”

Adam menambahkan bahwa beberapa rumah sudah mulai diperbaiki secara mandiri oleh warga, meskipun masih dibutuhkan tindakan lanjutan dari instansi pemerintah terkait untuk penanganan menyeluruh.

Baca Juga :  Peringatan 4 Desember sebagai Hari Konservasi Satwa Liar: Edukasi, Aksi, dan Pengingat Penting bagi Dunia

“Untuk saat ini rumah yang terdampak angin kencang sebagian rumah sudah diperbaiki. Namun perlu penanganan lebih lanjut dari dinas terkait,” tuturnya.

Akibat kejadian tersebut, satu keluarga dengan lima anggota yang tinggal di rumah paling parah terdampak diungsikan sementara ke tempat yang lebih aman karena bangunan sudah tidak bisa ditempati.

BPBD Kabupaten Bogor terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pihak desa serta relawan untuk memastikan semua kebutuhan darurat warga terdampak bisa segera dipenuhi.***