NARASITODAY.COM- Festival Pacu Jalur Rayon III di Tepian Rajo, Desa Pauh Angit, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, berlangsung aman dan tertib berkat pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Kuansing, Kompol Teguh Wiyono.
Selama empat hari pelaksanaan, ribuan penonton memadati arena untuk menyaksikan jalur-jalur andalan bertarung di lintasan.
Meski antusiasme masyarakat tinggi, seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan kondusif.
Puncak pengamanan ditandai dengan apel konsolidasi yang digelar menjelang penutupan festival pada Senin (7/7/2025).
Dalam arahannya, Kompol Teguh mengapresiasi kerja keras seluruh personel yang terlibat.
“Keberhasilan pengamanan ini adalah buah dari kerja keras rekan-rekan semua. Tetap jaga stamina dan semangat, karena kepercayaan masyarakat terhadap Polri dibangun dari momen-momen seperti ini,” tegas Kompol Teguh di hadapan pasukan.
Kapolres Kuansing, AKBP Angga F. Herlambang, juga memberikan apresiasi atas keberhasilan pengamanan.
Ia menyebut peran Kabag Ops sangat sentral dalam menjaga stabilitas situasi, mengingat potensi kerawanan yang bisa timbul akibat keramaian.
Festival Pacu Jalur sendiri merupakan warisan budaya masyarakat Kuansing yang telah berusia lebih dari seabad.
Karena itu, pengamanan tak hanya bersifat teknis, namun juga menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai tradisi.
Acara resmi ditutup pada pukul 18.45 WIB oleh Pj. Sekda Kuansing, dr. Fahdiansyah. Selain perlombaan, panitia juga menyerahkan berbagai penghargaan, seperti Jalur Terbaik, Tukang Tari Terbaik, Timboruang, dan Situkang Onjai Terbaik.
Jalur Tuah Keramat Bukit Embun dari Gumanti, Inhu, keluar sebagai juara setelah mengalahkan Panglimo Hitam Bintang Nagoghi di laga final.
Festival tahun ini pun ditutup dengan suasana khidmat dan penuh kebanggaan.
Dengan pengamanan yang solid dan pelaksanaan yang sukses, Festival Pacu Jalur Rayon III menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dan stabilitas keamanan dapat berjalan seiring.














