
NARASITODAY.COM- Warga Kampung Surupan RT 02/06, Desa Sukawangi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, membangun tempat pengelolaan sampah secara swadaya di atas tanah carik desa.
Inisiatif ini dilakukan untuk mengatasi penumpukan sampah yang selama ini tidak terkelola dengan baik.
Tokoh pemuda setempat, Denny Samuel Salasiwa, mengatakan pembangunan tempat pengelolaan sampah tersebut dilakukan secara bertahap dengan keterbatasan dana. Bahkan, sebagian material diperoleh melalui sistem kasbon.
“Awalnya sampah yang dikelola hanya dari RT setempat, tetapi sekarang RT sekitar juga mulai membuang sampah ke sini,” kata Denny, Minggu (27/7/2025).
Denny menjelaskan, untuk warga RT lain dikenakan retribusi Rp50 ribu per bulan guna biaya operasional dan pelunasan material pembangunan.
Seluruh biaya pembangunan bersumber dari swadaya masyarakat tanpa dukungan anggaran desa atau pemerintah.
Ke depan, pihak pengelola berharap seluruh pengelolaan sampah di Desa Sukawangi dapat terpusat di lokasi tersebut.
Program “Desa Sukawangi Bebas Sampah” menjadi tujuan utama melalui sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan.
Selain itu, hasil pembakaran sampah juga akan dimanfaatkan untuk membuat pupuk kompos yang digunakan menanam palawija di sekitar lokasi.
Hal ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan warga setempat sekaligus membuka lapangan kerja bagi pemuda di Kampung Surupan.
“Kami berprinsip kerja sama yang baik akan menghasilkan lingkungan bersih dan masyarakat sehat,” tukasnya.***
Ikuti Berita : Google News
Ikuti Saluran WhatsApp: Narasitoday













