Jelang Idul Fitri, Wakil Bupati Bogor Dorong Perluasan Operasi Pasar Bersubsidi

0
Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi

NARASITODAY.COM – Jelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan pokok menjadi perhatian utama bagi banyak keluarga di Kabupaten Bogor. Untuk itu, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, atau yang akrab disapa Jaro Ade, mengungkapkan pentingnya memperluas program operasi pasar bersubsidi di wilayahnya.

Menurut Jaro Ade, program ini terbukti sangat membantu masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga yang membutuhkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga :  Sopan dan Santun! 5 Tips Membatalkan Rencana Mendadak Menurut Pakar Etiket, Tetap Jaga Nama Baik

“Banyak ibu-ibu yang menanyakan harga bahan pokok yang terjangkau, dan kegiatan ini sangat meringankan beban mereka, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ungkap Jaro Ade, saat meninjau langsung kegiatan operasi pasar bersubsidi yang membagikan 7.000 paket di Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong dan Kecamatan Citeureup, pada Senin (17/03/2025).

Melihat antusiasme dan manfaat besar yang diberikan oleh program ini, Jaro Ade mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menambah kuota operasi pasar bersubsidi di Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Motif Sadis di Balik Mutilasi Remaja Hamil di Desa Gunungsari, Serang Terungkap

“Kami juga berterima kasih kepada Provinsi Jabar atas kegiatan operasi pasar bersubsidi ini karena sangat bermanfaat, dan ke depan kami minta (kuota) ditambah,” tambahnya.

Meski demikian, sebagai perwakilan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Jaro Ade tetap menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas 7.000 paket bahan pokok yang telah disalurkan.

Baca Juga :  Rudy Susmanto dan Jaro Ade Janji Prioritaskan Air Bersih dan Infrastruktur di Rumpin

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas nama Bupati Pak Rudy Susmanto dan saya, Wabup Bogor, atas terselenggaranya operasi pasar murah bersubsidi ini,” tutup Jaro Ade, mengakhiri kunjungan tersebut.

Melalui upaya ini, diharapkan beban ekonomi masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya menjelang Idul Fitri, dapat sedikit berkurang, dan kuota yang lebih besar dapat memberikan dampak yang lebih luas lagi di masa mendatang.***