Apa Saja 5 Penyebab Diplopia? Kenali Gejala dan Faktor Risikonya

0
diplopia
Ilustrasi penglihatan ganda.(Foto : Istock)

NARASITODAY.COM – Diplopia atau penglihatan ganda adalah kondisi di mana seseorang melihat dua gambar dari satu objek yang seharusnya terlihat satu. Kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan sering kali menjadi pertanda adanya masalah kesehatan yang mendasar. Mengenali penyebab diplopia, gejala, dan faktor risikonya sangat penting untuk mendapatkan penanganan yang tepat sejak dini.

  1. Masalah di Kornea

Kornea adalah lapisan bening di bagian depan mata yang berfungsi memfokuskan cahaya ke retina. Jika bentuk kornea tidak normal, misalnya pada kasus keratoconus (kornea berbentuk kerucut), adanya bekas luka, infeksi, atau mata kering, maka cahaya yang masuk akan terpecah dan memicu penglihatan ganda pada satu mata (diplopia monokular).

  1. Gangguan pada Lensa Mata
Baca Juga :  Penganiayaan Siswi SMK Gegerkan Cilegon, Mata Kiri Korban Hampir Kehilangan Penglihatan

Lensa mata membantu memfokuskan cahaya ke retina. Kondisi seperti katarak, di mana lensa menjadi keruh dan berkabut, dapat menyebabkan distorsi penglihatan dan diplopia. Selain itu, dislokasi lensa akibat trauma atau kelainan genetik juga bisa menjadi penyebab.

  1. Masalah pada Otot dan Saraf Mata

Otot-otot yang menggerakkan mata harus bekerja secara terkoordinasi agar kedua mata melihat ke arah yang sama. Jika ada kelemahan otot atau gangguan saraf yang mengendalikan otot mata misalnya akibat stroke, myasthenia gravis, atau penyakit Graves maka mata tidak dapat bergerak serasi dan menyebabkan penglihatan ganda (diplopia binokular).

  1. Gangguan Saraf dan Otak
Baca Juga :  Ini 5 Khasiat Kemenyan yang Bantu Jaga Sistem Kekebalan Tubuh

Diplopia bisa juga berasal dari masalah pada saraf kranial yang mengatur otot mata, atau gangguan di otak seperti stroke, tumor, aneurisma, atau multiple sclerosis. Kerusakan saraf atau otak ini menyebabkan sinyal yang mengontrol gerakan mata terganggu sehingga pandangan menjadi ganda.

  1. Penyakit Sistemik

Beberapa penyakit seperti diabetes dapat merusak saraf yang mengontrol otot mata, sehingga menyebabkan diplopia. Diabetes juga meningkatkan risiko komplikasi mata lain seperti katarak dan retinopati yang mempengaruhi kualitas penglihatan.

Gejala Diplopia

Orang dengan diplopia biasanya melihat bayangan kedua objek yang sama, baik secara horizontal, vertikal, atau diagonal. Gejala lain dapat berupa pandangan kabur, sakit kepala, kesulitan fokus, dan terkadang disertai nyeri mata.

Baca Juga :  5 Akar Masalah Batuk Berkepanjangan yang Tidak Bisa Dianggap Remeh

Faktor Risiko

  • Riwayat trauma kepala atau mata
  • Penyakit autoimun seperti myasthenia gravis dan penyakit Graves
  • Diabetes dan hipertensi
  • Riwayat gangguan neurologis seperti stroke atau multiple sclerosis
  • Usia lanjut dan penggunaan obat tertentu

Penanganan

Jika mengalami penglihatan ganda, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata atau neurologi. Diagnosis dini bisa dilakukan melalui pemeriksaan fisik, tes penglihatan, serta pemeriksaan penunjang seperti MRI atau CT scan jika diperlukan. Penanganan akan disesuaikan dengan penyebab yang mendasari diplopia.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com