Sekda Ajat Minta Dekranasda Dorong UMKM Agar Naik Kelas

0
Sekda
Sekretaris Daerah (Sekda) Ajat Rochmat Jatnika menghadiri pelantikan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bogor periode 2025-2030 di Gedung Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong. Foto : dok. Diskominfo Kabupaten Bogor

NARASITODAY.COM, BOGOR – Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda), Ajat Rochmat Jatnika menghadiri pelantikan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bogor periode tahun 2025 – 2030. Pada kesempatan tersebut, Ajat menyampaikan, agar Dekranasda dapat mendorong UMKM agar naik kelas.

Pengurus periode tahun 2025 – 2030 dilantik langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, di Gedung Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Kamis (18/9/2025).

Baca Juga :  Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Nanggung Gelar Kursus Orientasi Mabigus dan Kursus Pembina Mahir Lanjutan

Sekda Ajat menyampaikan, Kabupaten Bogor memiliki banyak potensi, bila dikelola dengan baik, tidak hanya memperkuat pariwisata dan identitas budaya tetapi juga melahirkan kerajinan unggulan yang mampu menopang perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

UMKM adalah pilar penting ekonomi masyarakat, Kita ingin pelaku UMKM di Kabupaten Bogor bisa naik kelas, memiliki produk berkualitas tinggi, bernilai ekonomi, dan berdaya saing,” ujar Ajat.

Baca Juga :  Dukung Ketertiban, Pemkab Bogor Terapkan Sanksi Bertahap untuk Pelanggar Parkir di Pakansari

Ajat menjelaskan, Dekranasda hadir sebagai wadah penting untuk menghimpun seluruh pemangku kepentingan di bidang seni dan kerajinan. Peran dekranasda bukan hanya melestarikan nilai budaya, tetapi juga membina, melatih, dan membuka akses pasar bagi perajin.

Dekranasda harus dapat mengembangkan klaster klaster atau kelompok pengrajin yang fokus memproduksi satu produk yang dapat kita dorong untuk menjadi produk unggulan daerah,” jelas Ajat.

Baca Juga :  Mengenal 7 Metode Alami dan Cepat Turunkan Kolesterol Menggunakan Bawang Putih

Ia melanjutkan, contohnya, seperti golok Kecamatan Jasinga, logam Kecamatan Citeureup, batik Kecamatan Kemang, rajut Kecamatan Cisarua, tas kulit Kecamatan Ciampea dan bambu Kecamatan Tenjolaya.

“Dengan begitu, kerajinan dari Kabupaten Bogor dapat berkembang, menjadi produk unggulan, bahkan mampu menembus pasar nasional maupun internasional.” Tandas Sekda Ajat.***

Editor : Alysa

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor