China Temukan Cadangan Thorium Raksasa, Indonesia Juga Miliki Potensi Nuklir di Kalimantan Barat

0
Cadangan Thorium
Ilustrasi Tambang Uranium Ranger .Foto : Istock

NARASITODAY.COM – China dilaporkan menemukan cadangan thorium dalam jumlah besar yang disebut-sebut sebagai sumber energi abadi. Lokasi penemuan tersebar di pertambangan Bayan Obo serta wilayah Fujian dan Hainan. Menurut laporan Daily Galaxy, cadangan thorium tersebut diperkirakan mencapai satu juta ton, cukup untuk memasok kebutuhan energi nuklir China hingga 60 ribu tahun ke depan.

Tak hanya itu, limbah dari proses penambangan bijih besi di lokasi tersebut juga disebut mengandung thorium dalam jumlah signifikan. Klaimnya, energi yang dihasilkan dari cadangan tersebut bahkan bisa menghidupi rumah tangga di Amerika Serikat selama lebih dari 1.000 tahun.

Baca Juga :  Iran Perketat Sikap dalam Perundingan Nuklir dengan Amerika Serikat

“Selama lebih dari seabad, negara-negara berlomba-lomba memperebutkan bahan bakar fosil. Padahal, sumber energi tak terbatas itu berada tepat di bawah tanah kita,” ujar seorang ahli geologi kepada South China Morning Post.

Sementara itu, Indonesia juga memiliki potensi energi nuklir yang menjanjikan. Berdasarkan dokumen Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2025–2034, Kalimantan Barat disebut memiliki sumber energi dari tenaga air, biomassa, biogas, batubara, hingga uranium dan thorium yang bisa dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Lebat Jabodetabek Sepekan, Warga Diminta Waspada

Potensi nuklir di wilayah ini berasal dari kandungan uranium dan thorium di Kabupaten Melawi. Data dari Atlas Geologi Sumber Daya Mineral dan Energi Kementerian ESDM mencatat total cadangan di daerah tersebut mencapai 24.112 ton.

Menurut data Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) tahun 2020, Indonesia memiliki cadangan uranium sebesar 81.090 ton dan thorium sebanyak 140.411 ton. Sumatera menjadi wilayah dengan cadangan terbesar, yakni 31.567 ton uranium dan 126.821 ton thorium. Kalimantan menyumbang 45.731 ton uranium dan 7.028 ton thorium, sementara Sulawesi memiliki 3.793 ton uranium dan 6.562 ton thorium.

Baca Juga :  Mengapa Raksasa Teknologi Seperti Microsoft dan Google Beralih ke Energi Nuklir?

Secara global, World Nuclear Association mencatat pada 2019 bahwa total cadangan uranium dunia mencapai 6,14 juta ton, dengan produksi tahunan sebesar 54.700 ton. Australia menjadi negara dengan cadangan uranium terbesar, mencapai 1,7 juta ton.

Kazakhstan menyumbang sekitar 15% dari total cadangan dunia, sementara Kanada berada di posisi berikutnya dengan kontribusi sekitar 9%, atau sekitar 564.900 ton.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com