Tips Mencegah 5 Penyakit Menular Seksual lewat Seks Oral yang Wajib Diketahui

0
menular seksual
Ilustrasi Wanita mencium prianya. Foto : Istock

NARASITODAY.COM – Seks oral merupakan salah satu bentuk aktivitas seksual yang cukup umum dijalani pasangan, tetapi risiko penularan penyakit menular seksual (PMS) lewat cara ini tidak boleh diabaikan.

Beberapa penyakit seperti gonore, herpes, dan HPV bisa menular melalui kontak langsung di mulut dan organ genital. Agar tetap menikmati hubungan seksual yang sehat dan aman, berikut tips penting mencegah 5 penyakit menular seksual lewat seks oral.

1. Gunakan Kondom atau Dental Dam

Menggunakan kondom saat melakukan seks oral pada pasangan pria atau dental dam untuk pasangan wanita dapat mencegah kontak langsung antara mulut dengan organ genital. Ini sangat efektif mencegah penularan berbagai jenis PMS seperti gonore, herpes, dan klamidia.

Baca Juga :  Dresscode Hitam Putih, Suasana Resepsi Luna Maya Jadi Hits dan Elegan Abis!

2. Jaga Kebersihan Mulut dan Organ Intim

Pastikan mulut dan organ reproduksi dalam keadaan bersih dan sehat sebelum melakukan seks oral. Hindari melakukan seks oral jika mengalami luka, sariawan, atau infeksi di mulut untuk meminimalkan risiko virus masuk ke dalam tubuh.

Baca Juga :  5 Topik Krusial untuk Dibicarakan dengan Pasangan Over Friendly

3. Hindari Menggosok Gigi Sebelum Seks Oral

Menyikat gigi kuat sebelum seks oral dapat menyebabkan luka kecil di mulut yang menjadi pintu masuk bakteri dan virus. Lebih baik gunakan obat kumur antiseptik jika ingin menjaga kebersihan mulut tanpa risiko luka.

4. Batasi Jumlah Pasangan Seksual dan Hindari Seks Bebas

Frekuensi berganti-ganti pasangan dan seks bebas meningkatkan risiko penularan PMS. Memiliki pasangan tetap atau hubungan monogami yang sehat menurunkan kemungkinan terinfeksi penyakit.

5. Lakukan Vaksinasi dan Pemeriksaan Rutin

Baca Juga :  Sarah Azhari Ungkap Rahasia Pernikahan Jarak Jauh yang Bertahan 24 Tahun

Vaksinasi HPV dan hepatitis B sangat dianjurkan untuk melindungi tubuh dari virus tertentu yang menular lewat seks oral. Selain itu, lakukan pemeriksaan kesehatan seksual secara berkala untuk deteksi dini jika terdapat infeksi.

Menerapkan tips-tips di atas dapat membuat seks oral menjadi aktivitas yang lebih aman dan mengurangi risiko penyakit menular seksual. Jika muncul gejala seperti gatal, luka, atau rasa sakit setelah melakukan seks oral, segera konsultasi ke dokter untuk penanganan yang tepat.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com