Cegah Peretasan dengan 5 Kebiasaan Aman yang Wajib Dicoba

0
FBI
Ilustrasi Peretas menyerang internet. Foto : Istock

NARASITODAY.COM – Peretasan atau hacking bisa menjadi ancaman serius bagi keamanan data pribadi dan perusahaan. Hacker sering memanfaatkan celah kecil dalam kebiasaan sehari-hari pengguna untuk mencuri data penting yang dapat merugikan.

Namun, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bila diterapkan secara konsisten bisa menjadi benteng ampuh untuk mencegah peretasan. Berikut 5 kebiasaan aman yang wajib dicoba untuk melindungi data dari serangan hacker.

1. Gunakan Password yang Kuat dan Unik

Hindari menggunakan password yang mudah ditebak seperti tanggal lahir atau kata umum. Password yang kuat mengandung kombinasi huruf besar kecil, angka, dan simbol serta memiliki panjang minimal 8 karakter.

Baca Juga :  5 Waktu Ideal untuk Menggunakan Dark Mode di Smartphone Anda!

Gunakan password unik untuk setiap akun agar jika satu akun diretas, akun lain tetap aman. Untuk kemudahan dan keamanan, manfaatkan password manager sebagai penyimpanan dan pembuat password yang kompleks.

2. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)

Selain password, aktifkan fitur autentikasi dua faktor pada akun penting seperti email, media sosial, dan aplikasi keuangan. 2FA menambahkan lapisan keamanan ekstra dengan meminta kode verifikasi yang biasanya dikirim lewat SMS atau aplikasi autentikator, sehingga hacker membutuhkan lebih dari sekedar password untuk mengakses akun Anda.

3. Waspadai Link dan Email Mencurigakan

Phishing adalah metode peretasan yang paling umum, di mana hacker mengirim email atau pesan yang tampak asli untuk memancing pengguna membuka link berbahaya atau memberikan informasi pribadi.

Baca Juga :  Startup Tiongkok DeepSeek Tantang Dominasi AI AS dengan Model DeepSeek-V3

Selalu cek alamat pengirim dan jangan sembarangan klik link atau lampiran dari sumber yang tidak dikenal. Gunakan juga proteksi spam dan antivirus agar email phishing bisa terdeteksi.

4. Perketat Keamanan Koneksi Wi-Fi

Menggunakan Wi-Fi publik tanpa perlindungan bisa sangat berisiko. Hacker dapat menyusup lewat jaringan terbuka dan mencuri data aktivitas internet Anda. Jika terpaksa menggunakan Wi-Fi publik, wajib memakai VPN untuk mengenkripsi koneksi internet. Di rumah, pastikan password Wi-Fi diganti secara berkala dan gunakan keamanan WPA3 jika tersedia.

Baca Juga :  Belum Ada Respon AS atas Tuduhan Peretasan Pusat Layanan Waktu China

5. Lakukan Backup Data Secara Berkala

Serangan ransomware atau virus dapat mengunci akses ke data penting Anda. Dengan rutin melakukan backup data ke penyimpanan eksternal atau cloud, Anda bisa memulihkan data tanpa harus membayar tebusan. Aktifkan fitur backup otomatis agar data selalu terjaga dan mengurangi risiko kehilangan.

Menerapkan kelima kebiasaan sederhana ini akan meningkatkan perlindungan data pribadi serta keamanan perangkat dari serangan hacker. Selain itu, edukasi diri tentang trik terbaru hacker juga penting agar tetap waspada dan tidak lengah.

Dengan menjaga kebiasaan baik dalam penggunaan teknologi, risiko peretasan dapat diminimalisasi sehingga data penting tetap aman terlindungi.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com