NARASITODAY.COM – Autisme dan sindrom Asperger termasuk dalam kategori gangguan spektrum autisme (ASD), sehingga seringkali keduanya disamakan.
Namun, terdapat perbedaan penting yang perlu diketahui agar diagnosis dan penanganan dapat tepat sasaran. Berikut 5 gejala pembeda antara autisme dan sindrom Asperger yang perlu diwaspadai.
1. Kemampuan Berbahasa
Pengidap sindrom Asperger umumnya tidak mengalami keterlambatan dalam kemampuan berbahasa. Mereka bahkan seringkali memiliki kosakata yang luas dan cepat menguasai bahasa baru. Sebaliknya, banyak anak dengan autisme klasik mengalami keterlambatan atau kesulitan berbicara dan berkomunikasi.
2. Kecerdasan dan Kemampuan Belajar
Anak-anak dengan sindrom Asperger biasanya menunjukkan kecerdasan di atas rata-rata dan mampu memproses informasi dengan baik. Mereka tidak memiliki gangguan signifikan dalam belajar. Sementara itu, autisme bisa mempengaruhi kemampuan kognitif, dimana beberapa pengidapnya mengalami kemunduran kemampuan belajar.
3. Interaksi Sosial
Meski keduanya memiliki kesulitan berinteraksi sosial, anak dengan Asperger seringkali mampu melakukan komunikasi verbal yang baik, meskipun sulit memahami makna abstrak atau bersosialisasi secara emosional. Anak dengan autisme cenderung mengalami kesulitan lebih berat dalam memahami komunikasi sosial dan bahasa nonverbal.
4. Pola Perilaku dan Gerakan
Pengidap sindrom Asperger biasanya menunjukkan gerakan tubuh yang kaku, postur aneh, dan koordinasi yang kurang sempurna, namun tidak separah autisme. Anak dengan autisme lebih sering menunjukkan perilaku berulang yang intens dan hiperaktif.
5. Tingkat Kesadaran Emosi
Anak dengan sindrom Asperger cenderung menunjukkan ekspresi wajah datar dan sulit mengekspresikan emosi, tetapi bisa memiliki kepedulian tinggi pada hal-hal tertentu. Anak dengan autisme memiliki spektrum yang lebih bervariasi dalam mengekspresikan emosi, mulai dari tidak responsif hingga sangat sensitif.
Memahami perbedaan ini penting agar pengidap dapat mendapatkan pendampingan dan terapi yang tepat sesuai kebutuhannya. Diagnosis yang teliti oleh ahli sangat diperlukan untuk membedakan antara autisme dan sindrom Asperger.***
Editor : Alysa
Sumber : Berbagai Sumber














