NARASITODAY.COM, PARIS – Harga komoditas pangan dunia mengalami penurunan pada September 2025, terutama dipengaruhi oleh turunnya harga gula dan produk susu. Informasi ini disampaikan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) dalam laporan terbarunya yang dirilis Jumat (3/10/2025), sebagaimana dikutip oleh Reuters.
FAO mencatat bahwa Indeks Harga Pangan, yang memantau fluktuasi bulanan harga berbagai komoditas pangan utama di pasar internasional, berada di angka rata-rata 128,8 poin pada bulan September.
Angka ini lebih rendah dibandingkan revisi bulan Agustus yang mencapai 129,7 poin. Meski demikian, indeks tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 3,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dalam laporan terpisah, FAO juga mengumumkan revisi naik terhadap proyeksi produksi sereal global tahun 2025. Estimasi terbaru menunjukkan angka 2,971 miliar metrik ton, meningkat dari perkiraan sebelumnya sebesar 2,961 miliar ton. “Prospek terbaru naik 3,8% dari output tahun 2024, menandai peningkatan tahunan terbesar sejak 2013,” sebut FAO.
Kenaikan proyeksi ini didorong oleh ekspektasi produksi yang lebih tinggi untuk komoditas utama seperti gandum, jagung, dan beras.***
Editor : Alysa
Sumber : Berbagai Sumber














