Francesco Bagnaia Gagal Finis di MotoGP Mandalika 2025, Akui Bingung dengan Performa Motor

0
Francesco Bagnaia
Francesco Bagnaia. Foto : jawapos.com

NARASITODAY, LOMBOKBalapan utama MotoGP Mandalika 2025 yang digelar di Sirkuit Mandalika pada Minggu (5/10/2025) siang WIB berakhir pahit bagi Francesco Bagnaia. Pembalap Ducati tersebut mengalami kecelakaan dan tidak mampu menyelesaikan lomba.

Fermin Aldeguer tampil gemilang dengan merebut kemenangan pertamanya musim ini, disusul Pedro Acosta di posisi kedua dan Alex Marquez di urutan ketiga.

Nasib kurang beruntung menimpa duo Ducati. Marc Marquez terjatuh di awal balapan usai bersenggolan dengan Marco Bezzecchi, sementara Bagnaia mengalami insiden lowside di tikungan ke-17 pada lap kesembilan. Saat itu, ia berada di posisi ke-16 sebelum kehilangan traksi ban dan tergelincir ke area gravel.

Baca Juga :  Erick Thohir Sambut Valentino Rossi dan Marc Marquez Jelang MotoGP Mandalika

Gestur tangan Bagnaia menunjukkan ketidakpercayaan atas insiden yang menimpanya. Dilansir dari Crash, pembalap yang akrab disapa Pecco ini baru saja meraih kemenangan di MotoGP Motegi 2025, namun di Mandalika ia kesulitan sejak sesi latihan hingga kualifikasi, dan akhirnya gagal finis.

Baca Juga :  Perang Dingin di Lintasan! MotoGP Valencia 2025 Siap Tutup Musim Meski Gelar Sudah Diamankan Marquez

“Akhir pekan yang sangat mengecewakan, setelah apa yang terjadi minggu lalu,” ungkap Bagnaia.

Ia mengakui bahwa Sirkuit Mandalika bukanlah trek yang mudah baginya, meski pernah meraih hasil positif di masa lalu. “Sirkuit ini tak pernah muda bagi saya, walau saya pernah dapatkan hasil terbaik. Tapi kini, saya tak merasakan sensasi motor yang sama seperti di Motegi,” lanjutnya.

Baca Juga :  MotoGP Italia 2026 Jadi Seri Ketujuh Dalam Kalender Kejuaraan Dunia, Persaingan Semakin Sengit

Bagnaia pun belum menemukan penyebab pasti dari performa buruknya. Ia menyatakan bahwa tim masih akan menganalisis data untuk mencari solusi. “Kami belum punya jawaban atas apa yang terjadi di akhir pekan ini. Jadi kami hanya memeriksa data dan berharap para teknisi akan menemukan solusi untuk balapan berikutnya, lalu mencoba bersaing memperebutkan posisi tiga besar,” tutupnya.**

Editor : Alysa

Sumber : detik.com