
NARASITODAY.COM, BOGOR — Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025 (World Youth and Junior SAMBO Championships 2025) resmi berakhir pada 5 Oktober 2025. Dalam ajang internasional yang digelar di JSI Resort Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Indonesia berhasil membawa pulang empat medali perunggu.
Kompetisi yang berlangsung selama tiga hari, dari 3 hingga 5 Oktober, diikuti oleh 400 atlet dari 34 negara. Indonesia menempati posisi ke-15 dalam klasemen akhir perolehan medali.
Empat atlet Indonesia yang berhasil meraih medali perunggu adalah Tree Apdiansyah Putra (kelas +98 kg combat), Suryo Nugroho (kelas 79 kg combat), Handezka Vaktorias (kelas 64 kg combat Junior), dan Amelia Devy (kelas +80 kg Sport Junior).
“Tentu saya bangga bisa menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia. Dengan medali ini saya akan berusaha makin meningkatkan kemampuan saya melalui latihan yang lebih keras,” ujar Tree Apdiansyah Putra dalam pernyataan resmi yang diterima detikSport.
Dominasi medali dalam kejuaraan ini diraih oleh FIAS1, yang merupakan representasi dari Rusia, dengan total 28 emas, 4 perak, dan 2 perunggu. Kazakhstan menyusul di posisi kedua dengan 2 emas, 9 perak, dan 7 perunggu. Sementara FIAS2, yang mewakili Belarusia, menempati peringkat ketiga dengan 2 emas, 3 perak, dan 1 perunggu.
FIAS1 dan FIAS2 berkompetisi di bawah bendera Federasi Internasional Sambo Amatir (FIAS), meskipun keduanya saat ini berada di bawah sanksi dari Komite Olimpiade Internasional (IOC).
Keikutsertaan Indonesia dalam ajang ini menunjukkan perkembangan positif dalam cabang olahraga sambo, sekaligus menjadi motivasi bagi para atlet muda untuk terus berprestasi di tingkat dunia.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com













