Kesadaran Pengelolaan Sampah Rumah Sakit Meningkat Berkat Edukasi dari RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang

0
Leuwiliang
RSUD Leuwiliang ajak pasien dan keluarga memahami pentingnya pengelolaan sampah medis dan nonmedis agar lingkungan rumah sakit tetap bersih, sehat, dan aman dari risiko infeksi. Foto : dok. R. Moh. Noh Nur Leuwiliang.

NARASITODAY.COM, BOGOR – Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang menggelar edukasi penyehatan lingkungan dan pengelolaan sampah di rumah sakit. Kegiatan ini melibatkan Instalasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Lingkungan Rumah Sakit (K3LRS) serta Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI).

Baca Juga :  Kolaborasi Hebat Pemkot Serang dan Warga, 50 Truk Sampah Bersih dari Sungai Cibanten

Kepala PKRS  RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang, Amir, mengatakan, kegiatan berlangsung di Ruang Rawat Inap Alamanda pada Senin (6/10/2025). Peserta edukasi adalah pengunjung rumah sakit, baik pasien maupun keluarga pasien yang sedang menjenguk.

“Kami memberikan edukasi mengenai penyehatan lingkungan dan pengelolaan sampah di rumah sakit, mulai dari pemilahan, pengumpulan, hingga penyimpanan sampah,” ujar Amir.

Baca Juga :  Jaro Ade Sambangi Ulama Ciseeng, Mohon Restu untuk Pilkada Kabupaten Bogor

Menurutnya, edukasi ini penting sebagai cara aman mencegah penularan penyakit. Pasalnya, limbah rumah sakit terbagi menjadi limbah medis (infeksius) dan nonmedis yang membutuhkan penanganan khusus.

Amir menjelaskan, kedua jenis limbah tersebut memerlukan sarana khusus, seperti tempat sampah tertutup rapat berwarna berbeda dan alat pelindung diri. Ia juga menekankan pentingnya mencuci tangan dengan sabun dan disinfektan setelah menangani sampah agar tangan benar-benar bersih.***

Baca Juga :  Pemkab Bogor Pertahankan Predikat WTP, Tanda Kepercayaan Publik Semakin Kokoh

Editor : Alysa