Reses DPRD Bogor di Gunung Putri, Warga Ramai-Ramai Curhat Soal Jalan dan Sekolah

0
Reses Gunung Putri
Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor bersama unsur Forkopimcam Gunung Putri saat menghadiri kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025–2026 Daerah Pemilihan II, yang digelar di Aula Kantor Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Selasa (7/10/2025). Acara ini menjadi ajang penyerapan aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur dan pendidikan di wilayah Bogor Timur. (Foto: Dok. Narasitoday.com)

NARASITODAY.COM, BOGOR- Aula Kantor Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. mendadak ramai pada Selasa (7/10/2025).

Warga, tokoh masyarakat, hingga pemuda tumpah ruah menghadiri kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor masa sidang 2025-2026.

Bukan cuma warga biasa, acara ini juga dihadiri jajaran Forkopimcam Gunung Putri, mulai dari Camat, Kapolsek, Danramil, para Kepala Desa, serta perwakilan lembaga pemerintahan desa.

Tercatat, ada tujuh anggota DPRD Kabupaten Bogor yang hadir langsung menyerap aspirasi masyarakat. Mereka adalah. Beben Suhendar (Fraksi Gerindra), H. Ansori (Fraksi Gerindra), Ahmad Fathoni (Fraksi PKS), Sulaeman, ST (Fraksi PKS), Junaedi Syamsudin (Fraksi PPP), Amin Sugandi (Fraksi Golkar), Rudy Syahbana (Fraksi NasDem).

Baca Juga :  Ratusan Umat Budha SE Jabodetabek Gelar Puja Bakti Tri Waisak di Vihara Saung Paramita Tamansari

Warga tampak antusias menyampaikan beragam uneg-uneg, mulai dari jalan rusak, fasilitas sekolah yang kurang layak, hingga sarana umum yang belum memadai.

Menanggapi hal itu, Beben Suhendar dari Fraksi Gerindra menegaskan komitmennya buat terus memperjuangkan pembangunan di wilayah Bogor Timur, terutama Gunung Putri.

Baca Juga :  Mencegah Gangguan Ketertiban, Satpol PP Bogor Sita Miras dan Ingatkan Pengelola Hiburan

“Ayo kawal terus anggaran dan program infrastruktur Bogor Timur. Tahun 2026 harus gaspol! Sesuai janji Bupati Bogor kepada saya,” tegasnya disambut tepuk tangan warga.

Meski begitu, Beben juga mengingatkan kalau proses penganggaran nggak bisa instan.

“Perlu waktu dan kerja bareng semua pihak. Kita kawal terus, tapi tetap butuh doa dan dukungan masyarakat,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Sukses Raih WTP Berturut-turut, DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah

Bagi warga, kegiatan reses ini jadi momen langka buat curhat langsung ke wakil rakyat.

Banyak yang berharap hasil reses kali ini benar-benar masuk ke pembahasan anggaran 2026, supaya janji-janji pembangunan nggak cuma berhenti di forum.

“Pokoknya tahun depan, jangan cuma janji. Kami mau bukti, terutama soal jalan dan sekolah,” celetuk salah satu warga yang hadir.

Wartawan : Andreas