Anies Baswedan Kritik Keras Praktik Jabatan Transaksional dalam Pemerintahan

0
Anies Baswedan
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto : aniesbaswedan.com

NNARASITODAY.COM, JAKARTA — Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melontarkan kritik terhadap praktik pembagian jabatan dalam pemerintahan yang dinilainya semakin transaksional dan mengabaikan kepentingan publik. Pernyataan tersebut disampaikan Anies saat menghadiri Dialog Kebangsaan Gerakan Rakyat Indonesia di Hotel UTC Semarang, Rabu (8/10/2025).

Hari ini kita menyaksikan bagaimana jabatan dipandang sebagai pendapatan. Jabatan dipandang sebagai kegiatan mencari keuntungan,” ujar Anies. Ia juga menyoroti adanya dinamika tersembunyi di balik layar pemerintahan.

Tidak boleh dibiarkan republik ini berjalan di dalam rel yang salah seperti ini. Apa yang terjadi? Di depan layar sepertinya semua baik-baik saja. Tapi di balik layar ada percakapan tertutup yang tak pernah keluar ke publik,” lanjutnya.

Baca Juga :  Depresi Usai Kehilangan Istri, Ikang Fawzi Mengaku Berat Badannya Turun 10 Kg

Anies menyerukan agar sistem meritokrasi dikembalikan sebagai prinsip utama dalam pengisian jabatan publik. “Kembalikan meritokrasi di dalam pemerintahan dan kehidupan bernegara. Posisi diberikan pada yang berprestasi, bukan diberikan karena koneksi,” tegasnya.

Menanggapi kritik tersebut, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menyatakan bahwa setiap presiden memiliki pendekatan masing-masing dalam menyusun kabinet. “Semua presiden punya cara masing-masing ya, menyusun kabinet,” kata Riza kepada wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2025).

Baca Juga :  MUI Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran Saat Ramadan, Desak RI Keluar dari Board of Peace

Riza, yang pernah menjadi wakil Anies di Balai Kota Jakarta, menilai bahwa Presiden Prabowo Subianto memilih putra-putri terbaik bangsa untuk mengisi posisi strategis dalam pemerintahan.

Tentu juga banyak ya, putra-putri terbaik bangsa yang memiliki kompetensi yang baik. Jadi, itulah cara Bapak Presiden mengakomodir semua putra-putri terbaik untuk berbuat ya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Prabowo bersikap inklusif dalam mengajak berbagai elemen masyarakat untuk berkontribusi. “Semua partai Bapak Presiden ajak, semua ormas, semua organisasi, semua komunitas, pengusaha, bahkan semua maupun mahasiswa, buruh, pekerja, perempuan, semua organisasi, komunitas, elemen masyarakat untuk terlibat aktif,” tuturnya.

Baca Juga :  Anggota Komisi VIII DPR Soroti Video AI Visualisasi Neraka, Ingatkan Bahaya Penyederhanaan Konsep Akhirat

Riza menekankan bahwa yang paling penting adalah melihat hasil kerja dari para pejabat yang telah dipilih. “Yang penting nanti kita lihat hasilnya apa, apa pendapat masyarakat. Semua program-program yang dibuat, dihadirkan Bapak Presiden Prabowo untuk kepentingan rakyat bangsa,” pungkasnya.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com