NARASITODAY.COM, TOKYO — Fast Retailing, perusahaan induk dari merek fesyen global Uniqlo, kembali mencetak rekor laba operasi untuk tahun keempat berturut-turut. Menurut laporan keuangan yang dirilis pada Kamis (9/10/2025), seperti dikutip oleh Reuters, laba operasi perusahaan mencapai ¥564,3 miliar dalam periode 12 bulan hingga Agustus 2025. Angka tersebut menunjukkan kenaikan 13% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar ¥500,9 miliar.
Capaian ini melampaui target internal perusahaan sebesar ¥545 miliar dan juga mengungguli estimasi konsensus analis yang berada di angka ¥546 miliar. Fast Retailing optimistis tren positif ini akan berlanjut, dengan proyeksi laba operasi mencapai ¥610 miliar pada tahun fiskal 2026.
Dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi di China, Fast Retailing mulai mengalihkan fokus ekspansi ke pasar Amerika Utara dan Eropa. Namun, langkah ini menghadapi tantangan dari kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump.
Pada Juli 2025, perusahaan menyampaikan peringatan bahwa kebijakan tarif tersebut dapat memberikan dampak besar terhadap operasional mereka. “Fast Retailing memperingatkan tarif AS akan berdampak signifikan pada operasinya dan memaksa perusahaan ini menaikkan harga,” tulis Reuters mengutip pernyataan perusahaan.***
Editor : Alysa
Sumber : Berbagai Sumber














