NARASITODAY.COM, LONDON – Pemerintah Inggris mengumumkan komitmen bantuan senilai £20 juta (setara US$27 juta) untuk mendukung penyediaan layanan air bersih, sanitasi, dan kebersihan di wilayah Gaza. Perdana Menteri Keir Starmer menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya kemanusiaan Inggris di tengah krisis yang berkepanjangan.
Mengutip laporan Reuters pada Senin (13/10/2025), dana tersebut akan disalurkan melalui sejumlah lembaga internasional, yakni UNICEF, Program Pangan Dunia (WFP), dan Dewan Pengungsi Norwegia. Bantuan ini ditujukan untuk menjangkau masyarakat yang terdampak kelaparan, malnutrisi, serta penyakit akibat kondisi lingkungan yang memburuk.
Gencatan senjata antara Israel dan Hamas telah memasuki hari ketiga pada Minggu lalu, sebagai bagian dari tahap awal kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama dua tahun.
Dalam rangka mendukung proses rekonstruksi, Inggris juga akan menjadi tuan rumah konferensi tingkat tinggi selama tiga hari yang membahas pembangunan kembali Gaza. Pertemuan tersebut akan melibatkan perwakilan dari berbagai pemerintahan internasional, sektor swasta, serta lembaga keuangan pembangunan seperti Bank Dunia dan Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan.
Pemerintah Inggris menambahkan bahwa selama tahun fiskal ini, mereka telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar £74 juta kepada Palestina, yang baru-baru ini secara resmi diakui sebagai negara.
Nilai tukar saat ini: US$1 = £0,7486.***
Editor : Alysa
Sumber : Berbagai Sumber














