Inungsky Rilis Single Perdana “Langit Biru”, Angkat Kejujuran dan Ketulusan dalam Musik

0
Inungsky Rilis Single
Inungsky kampanyekan kejujuran dalam berkarya lewat rilis lagu perdana Langit Biru. (Dok. Istimewa)

NARASITODAY.COM, SURABAYA- Dunia musik Tanah Air kembali kedatangan musisi baru asal Surabaya, Inungsky, yang resmi merilis single perdananya berjudul “Langit Biru”.

Lagu tersebut dirilis melalui label Metronom Musik pada Sabtu (27/9/2025) dan kini telah tersedia di berbagai platform musik digital.

Dalam konferensi pers di Surabaya, beberapa waktu lalu. Inungsky menyampaikan bahwa “Langit Biru” menjadi langkah awalnya meniti karier sebagai solois sekaligus bentuk keberaniannya bercerita lewat musik sendiri.

“Industri musik seharusnya lebih menghargai kejujuran dalam berkarya, bukan sekadar viral atau ikut tren. Musik itu ruang berekspresi yang bebas, tempat musisi menyampaikan ceritanya tanpa kehilangan identitas,” ujar Inungsky.

Musisi yang sebelumnya dikenal sebagai pemain bass ini mengaku kecintaannya terhadap musik tumbuh dari lingkungan keluarga. Salah satu kakaknya merupakan pemain musik yang menginspirasinya untuk belajar secara otodidak.

Baca Juga :  Pria Ditemukan Meninggal di Kontrakan Cilebut, Polisi Libatkan Damkar untuk Evakuasi

“Awalnya cuma ikut-ikutan latihan karena penasaran. Lama-lama jadi ketagihan belajar bass, gitar, sampai bikin lagu sendiri,” ungkapnya.

Lewat perjalanan panjang bermain di berbagai band lokal, Inungsky akhirnya bertekad menulis karya sendiri. Dari proses itu, lahirlah “Langit Biru” yang menurutnya menjadi simbol ketenangan setelah melewati badai kehidupan.

“Lagu ini tentang momen ketika hujan reda dan langit kembali cerah. Ada rasa lega dan keindahan sederhana di situ,” tuturnya.

Proses produksi lagu dilakukan oleh tim kecil namun solid. Inungsky mengisi sendiri bagian bass dan vokal, sementara aransemen, mixing, dan mastering dibantu oleh sahabat-sahabat dekat.

Baca Juga :  KM Kelimutu Selamatkan 8 Awak TB Equator 10 di Tengah Pelayaran Surabaya–Batulicin

Produser Savaz turut berperan menjaga karakter suara Inungsky agar tetap natural.

“Kami nggak pakai banyak gimmick. Semua dilakukan dengan jujur dan hati. Savaz juga bantu memastikan arah musiknya tetap alami,” katanya.

Kerja sama dengan label Metronom Musik menjadi langkah penting bagi Inungsky sebagai musisi independen.

Ia menilai label tersebut memberi ruang bagi musisi dengan gaya unik untuk berkembang tanpa batasan genre.

“Metronom Musik membuka ruang buat musisi yang pengen tetap bebas dan jujur dalam berkarya. Itu sejalan dengan visiku,” ujarnya.

Dengan aransemen lembut dan nuansa tenang, “Langit Biru” diharapkan mampu memberikan kedamaian bagi pendengarnya.

Inungsky berencana mempromosikan lagunya dengan cara yang organik, melalui video behind the scene, sesi live, dan interaksi langsung di media sosial.

Baca Juga :  Satpol PP Surabaya Tangkap 13 Remaja Pesta Miras di Dua Lokasi

“Aku ingin promosinya tetap natural dan jujur, seperti makna lagu ini. Aku pengen orang tahu cerita di balik musikku, bukan cuma hasil akhirnya,” jelasnya.

Ke depan, Inungsky juga membuka peluang kolaborasi dengan musisi dan kreator konten lain, serta tampil dalam pertunjukan kecil agar lebih dekat dengan pendengar.

“Aku percaya musik yang tulus akan menemukan pendengarnya sendiri,” ujarnya yakin.

Sebagai musisi muda, Inungsky berharap industri musik Indonesia dapat lebih terbuka dan menghargai keberagaman karya.

“Musik bukan soal viral, tapi soal makna dan kejujuran. Sekecil apa pun apresiasi pendengar, itu sangat berarti bagi kami,” pungkasnya.***

Editor : Andreas