Kakorlantas Polri Dorong Revitalisasi Aplikasi Digital untuk Percepat Layanan Publik

0
Kakorlantas
Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, dalam konferensi pers di Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/10/2025). Foto : ist

NARASITODAY.COM, BANDUNG- Korlantas Polri terus mempercepat transformasi pelayanan publik melalui revitalisasi sejumlah aplikasi digital, seperti Signal, Sinar, E-Bpkb, ERI, dan SIM Internasional. Hal itu ditegaskan Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, dalam konferensi pers di Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/10/2025).

Irjen Agus menjelaskan, inovasi digital tersebut bertujuan memangkas antrean dan mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor.

Baca Juga :  Dapat Kucuran Dana Lebih Untuk Pembangunan Infrastruktur, Warga Nanggung Puji Kepemimpinan Rudy- Jaro

Layanan seperti perpanjangan SIM, pembayaran pajak, registrasi kendaraan, hingga pembuatan SIM internasional kini dapat dilakukan secara daring.

“Silakan menggunakan SIGNAL agar lebih cepat, tidak antre, dan tetap mengikuti prosedur administrasi. Ada aplikasi SIGNAL untuk membayar pajak, dan aplikasi SINAR untuk membuat SIM,” ujarnya.

Baca Juga :  Harlah ke-52, DPW PPP Jawa Barat Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat Lewat Transformasi Partai

Ia menambahkan, media memiliki peran penting dalam membantu menyosialisasikan layanan digital tersebut kepada masyarakat.

Pasalnya, masih banyak warga yang belum mengetahui fungsi dan kemudahan dari aplikasi-aplikasi tersebut.

“Saya titip kepada media untuk ikut mensosialisasikan, karena aplikasi ini belum digunakan secara maksimal. Oleh sebab itu, saya hadir di sini untuk merevitalisasi agar bisa lebih mempermudah masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Jelang Pencoblosan Pilkada, KPID Jawa Barat Ingatkan Pentingnya Informasi dari Sumber Terpercaya

Lebih lanjut, Irjen Agus menekankan bahwa tujuan utama digitalisasi layanan bukan hanya mempercepat pelayanan, tetapi juga menciptakan budaya tertib berlalu lintas.

Ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan di jalan tanpa harus bergantung pada kehadiran polisi lalu lintas.***

Wartawan : Andreas