Kesbangpol Jabar Dorong Anak Muda Berani Bicara Positif Lewat

0
Kebangpol
Youth Voter 2025 bertajuk “Nu Ngora Boga Suara”, Kesbangpol. Kegiatan yang digelar di Gedung Wismako, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (1/11/2025). Foto (Ist)

NARASITODAY.COM. BOGOR-
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat terus mendorong generasi muda agar berani bersuara dan terlibat aktif dalam proses politik.

Lewat program Youth Voter 2025 bertajuk “Nu Ngora Boga Suara”, Kesbangpol mengajak anak muda untuk tidak takut berbicara, berpikir kritis, dan menyampaikan pendapat secara bermakna.

Kegiatan yang digelar di Gedung Wismako, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (1/11/2025) itu dihadiri ratusan peserta muda dari berbagai wilayah.

Baca Juga :  Jembatan Rusak Akibat Banjir,Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Tekankan Pentingnya Perbaikan Sebelum Lebaran

Sekretaris Kesbangpol Jawa Barat Rumondang Rumapea menegaskan bahwa politik bukan sesuatu yang menakutkan. Menurutnya, memahami politik justru menjadi langkah penting dalam menentukan arah masa depan bangsa.

“Politik itu bukan menyeramkan. Politik adalah cara kita menentukan arah keputusan. Kami ingin anak muda berani bersuara dengan makna positif bukan sekadar komentar julid di media sosial,” ujar Rumondang.

Baca Juga :  Waspada! Warga Nanggung Terpapar Penyakit Mata Menular

Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan bisa melatih generasi muda untuk menyampaikan pendapat dengan cara yang sehat, baik di lingkungan keluarga maupun ruang publik.

Tujuannya, menyiapkan Generasi Emas 2045 yang kritis, peduli, dan partisipatif.

Baca Juga :  Pemuda di Bogor Barat Tambal Jalan Nasional, Pemerintah Lagi Puasa Perbaikan?

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, M. Rizky, mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi politik masyarakat khususnya kalangan muda masih perlu ditingkatkan.

“Partisipasi politik anak muda baru sekitar 58 persen. Kalau angka ini tidak naik, kebijakan pembangunan bisa tersendat. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk menghidupkan kembali kepedulian politik generasi muda,” tutupnya.***

Editor : Andreas