
NARASITODAY.COM, BOGOR – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Ciampea mengelar Musyawarah Kecamatan VI di aula SMK Pelita, Kecamatan Ciampea, pada Selasa (4/11/2025).
Agenda utama Muscam itu adalah pemilihan Ketua MUI Kecamatan Ciampea masa khidmat 2026-2030
Dalam Muscam tersebut Drs. KH. A. Hanapi terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Ciampea masa khidmat 2025-2030 secara aklamasi.
Turut hadir juga pengurus MUI Kabupaten Bogor, KUA Kecamatan Ciampea, Muspika Kecamatan Ciampea dan para pengurus MUI Kecamatan Ciampea.
Camat Ciampea , Pardi mengucapkan selamat kepada Drs. KH. A. Hanapi yang sudah terpilih sebagai Ketua MUI Kecamatan Ciampea, secara aklamasi.
Muscam VI Kecamatan Ciampea selain memilih Ketua MUI Periode 2025-2030,
sebagai ajang silaturahmi antar para tokoh Agama yang ada di Kecamatan Ciampea.
Dirinya sangat mengapresiasi para panitia yang sudah mengelar Muscam hingga berjalan lancar dan sukses.
”Selamat atas terpilihnya kembali
Drs. KH. A. Hanapi sebagai Ketua MUI Kecamatan Ciampea. Kedepan tentunya MUI banyak sekali tantangan dan berbagai macam permasalahan diwilayah, kita berharap MUI bisa menciptakan kerukunan antara ulama dan umaroh di wilayah Kecamatan Ciampea,” pintanya
Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Ciampea Drs. KH. A. Hanapi berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya dan kembali menahkodai MUI Kecamatan Ciampea.
Awalnya dirinya sama teman-teman berharap Muscam sekarang adanya regenerasi . Namun, hasil
sidang pleno Muscam teman-teman merekomendasikan untuk kembali menahkodai MUI Kecamatan Ciampea.
”Saya berterimakasih atas kepercayaan para pengurus MUI Kecamatan yang sudah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk kembali menahkodai MUI Kecamatan Ciampea,” ujarnya .
Hanapi mengungkapkan
MUI itu merupakan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan maka dinamikanya luar biasa akan tetapi dengan kesabaran dan keuletan setiap masalah bisa terselesaikan.
Selama memimpin lima tahun ke belakang, MUI Kecamatan Ciampea tidak ada kendala yang besar. Berbeda halnya dengan tahun-tahun sebelumnya dinamika cukup ekstra dikarenakan sempat bermuculan aliran -aliran lain.
”Kita MUI, Organisasi non profit artinya jangan mengadakan sesuatu yang lebih dan menjalan sesuatu dengan yang baik.
Sinergitas ulama dan umaro di Ciampea sampai saat ini terjalin sangat dan tetap dipertahankan,” tukasnya.***
Wartawan : Andreas













