Ribuan Personel Gabungan Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Bogor

0
Kabupaten Bogor
Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Polres Bogor menggelar apel siaga bencana di Lapangan Tegar Beriman sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.Foto : Rifki Ramadhan/bogortoday.com.

NARASITODAY.COM, BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Kepolisian Resor Bogor menggelar apel siaga bencana untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.

Apel yang digelar di Lapangan Tegar Beriman, Rabu (5/11/2025), melibatkan tiga ribu personel TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

Apel siaga bencana ini merespons instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait antisipasi dampak cuaca ekstrem yang melanda berbagai wilayah di Indonesia.

Baca Juga :  Waspada Bencana! Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Pemda Perkuat Sistem Peringatan Dini

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh elemen menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.

“Kondisi cuaca saat ini tidak menentu, bencana hidrometeorologi terjadi di beberapa wilayah. Pemerintah daerah, TNI-Polri, beserta seluruh masyarakat harus sigap dalam kesiapsiagaan bencana,” ujar Wikha kepada wartawan.

Wikha menjelaskan, kesiapsiagaan menjadi krusial mengingat meningkatnya intensitas cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah. Respon cepat dan tepat sangat diperlukan untuk meminimalkan dampak bagi masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Donald Trump Tegaskan Iran Masih Terlibat dalam Pembicaraan Damai Meski Ditolak Tehran

Menurut Wikha, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor memiliki potensi bencana, mulai dari banjir di wilayah perkotaan hingga tanah longsor di daerah perbukitan.

“Bahkan di wilayah perkotaan, potensi banjir tetap tinggi,” jelasnya.

Untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, kegiatan ini melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) se-Kabupaten Bogor. Selain itu, relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) juga dilibatkan untuk mengkoordinasikan peran serta masyarakat dalam upaya tanggap bencana.

Baca Juga :  Mendorong Kreativitas dan Logika: 5 Manfaat Belajar Coding untuk Si Kecil

“Seluruh Forkopimcam akan saling berkoordinasi dan bersinergi dalam menghadapi semua hal yang berkaitan dengan penanganan bencana. Koordinasi yang solid menjadi kunci keberhasilan mitigasi dan penanganan bencana,” tutup Wikha.***

Editor : Alysa

Wartawan : Amelia Azizah

Sumber : Timetoday.id