Tiga Petugas Pemasang Wifi Diskominfo Kabupaten Bogor Diduga Tersetrum di Kantor Kecamatan Jasinga

0
Ilustrasi peringatan tersengat listrik

NARASITODAY.COM, BOGOR- Tiga petugas yang sedang memasang jaringan internet (wifi) milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor diduga tersetrum aliran listrik bertegangan tinggi saat bekerja di area Kantor Kecamatan Jasinga, Senin (10/11/2025).

Kejadian ini sempat terekam dalam video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman berdurasi singkat itu, terlihat warga panik berusaha menolong dan mengevakuasi para korban ke puskesmas terdekat.

Para petugas tampak tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap hanya memakai rompi kerja biasa.

Baca Juga :  Terminal Leuwiliang Bakal Ditata, 70 PKL Akan Direlokasi

“Ih kunaon eta siga na kesetrum eta enya, itu hiji digotong kana angkot, ya Allah, karunya ya Allah, batur keur neangan nafkah pikeun anak pamajikan, kesetrum eta mah,” ucap perekam video dengan nada panik dalam bahasa Sunda.

Kasi Trantib Kecamatan Jasinga, Suhendi, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut ketiga korban merupakan petugas yang sedang mengerjakan proyek pemasangan jaringan wifi milik Diskominfo di beberapa titik wilayah Jasinga.

“Benar, ada kejadian petugas yang hendak memasang internet wifi tersetrum. Mereka sedang bekerja di Kantor Kecamatan Jasinga dan beberapa lokasi lain. Kalau tidak salah, totalnya sekitar sepuluh titik pemasangan,” ujar Suhendi saat dihubungi.

Baca Juga :  Tongkat Kepemimpinan Kapolsek Nanggung Berpindah Dari AKP Ade Kamsa Kepada AKP Ucup Supriyatna

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat para petugas menarik kabel yang diduga menempel pada jaringan listrik bertegangan tinggi. Akibatnya, ketiganya tersetrum dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Tiga orang tersetrum dan langsung dibawa ke Puskesmas Jasinga. Satu korban sudah mulai membaik, sementara dua lainnya dirujuk ke RSUD Leuwiliang,” katanya.

Baca Juga :  Gelombang Cuaca Ekstrem di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 60 Orang dan Ratusan Luka-Luka

Suhendi menyayangkan insiden tersebut, mengingat pekerjaan yang melibatkan risiko tinggi seperti ini seharusnya dilakukan dengan pengawasan ketat dan perlengkapan keamanan yang memadai.

“Seharusnya ada pengawasan dan APD lengkap. Ini kan proyek resmi dari Diskominfo, jadi mestinya lebih hati-hati,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kecamatan Jasinga maupun Diskominfo Kabupaten Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini. Upaya konfirmasi dari awak media juga belum mendapat respons.***

Editor : Andreas