NARASITODAY.COM, BOGOR – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor mendadak harus menangani kasus gawat darurat non-kebakaran yang unik pada Selasa (18/11/2025). Seorang warga di Kampung Mampir Barat, Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, dievakuasi setelah mengalami cedera serius karena alat vitalnya terjepit resleting celana.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, membenarkan adanya insiden tersebut. Laporan diterima pada pagi buta, tepatnya pukul 05.45 WIB, dari seorang warga bernama M. Iqbal.
Menurut Yudi, insiden yang menimbulkan rasa sakit tak terperi itu terjadi saat korban sedang bersiap untuk menunaikan salat subuh. Resleting celana yang dikenakan korban tersangkut tanpa sengaja, memicu kepanikan di lingkungan tersebut.
“Karena pelapor panik dan khawatir, ia langsung menghubungi tim rescue Kabupaten Bogor untuk melakukan evakuasi,” kata Yudi, Selasa.
Menanggapi laporan darurat tersebut, Tim Pemadam Kebakaran dari Sektor Gunung Putri segera diberangkatkan pada pukul 05.53 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 06.20 WIB.
Proses penanganan insiden unik ini menuntut kehati-hatian ekstra dan profesionalisme tinggi dari petugas, mulai dari koordinasi dengan warga hingga persiapan peralatan khusus. Petugas harus bekerja cermat menggunakan alat-alat pertolongan untuk melepaskan jepitan resleting tanpa memperparah cedera korban.
“Evakuasi dilakukan selama 1 jam 10 menit,” ujar Yudi.
Meskipun terdengar seperti cerita ringan, insiden ini menunjukkan jangkauan tugas tim Damkar yang kini meluas dari pemadaman api hingga pertolongan evakuasi dan penyelamatan dalam berbagai situasi darurat yang dialami warga.***
Editor : Alysa
Sumber : Timetoday.id














