Dua Atlet Papua Dominasi SEA U20 Athletics 2025, Eqman Kafiar Raih Empat Medali

0
atlet
Dua atlet muda Papua Athletics Center, Eqman Yance Elektriko Kafiar dan Fransisko Adrianto Makaminang, tampil gemilang di SEA U18–U20 Athletics Championship 2025 di Sumatera Utara.Foto : dok.PB PASI

NARASITODAY.COM, DELI SERDANG — Dua atlet muda dari Papua Athletics Center (PAC), Eqman Yance Elektriko Kafiar dan Fransisko Adrianto Makaminang, menorehkan prestasi gemilang dalam ajang 17th South East Asian (SEA) U18-U20 Athletics Championship 2025 yang berlangsung di Stadion Madya Atletik Sumatera Utara, Deli Serdang, pada 15-18 November 2025.

Pencapaian ini mendapat pujian langsung dari Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan.

“Eqman dan Fransisko berhasil menunjukkan performa yang konsisten dan daya juang tinggi di level Asia Tenggara. Prestasi mereka semakin menegaskan kualitas Papua Athletics Center sebagai pusat pembinaan yang mampu melahirkan atlet-atlet baru yang kompetitif,” kata Luhut.

Baca Juga :  400 Atlet dari 36 Negara Akan Bersaing di Indonesia dalam Kejuaraan Asia Tinju U-19 & U-23 2026

Eqman Yance Elektriko Kafiar, atlet asal Jayapura yang berlaga di kategori U20, tampil menonjol dengan membawa pulang total empat medali: dua medali perak dan dua medali perunggu.

Prestasi yang dicatatkan Eqman meliputi:

  • Perunggu (15/11): Nomor 400 meter U20 putra dengan catatan waktu 48,48 detik.
  • Perak (17/11): Nomor 200 meter U20 putra dengan waktu 21,57 detik.
  • Perak (18/11): Estafet campuran 4×100 meter dengan catatan 45,69 detik.
  • Perunggu (18/11): Estafet campuran 4×400 meter U20 dengan waktu 3:48,14.
Baca Juga :  Melestarikan Tradisi, Perbati Tetap Berikan Bonus kepada Atlet Berprestasi

Sementara itu, atlet PAC lainnya, Fransisko Adrianto Makaminang asal Boven Digoel, yang turun di nomor 1.500 meter U20 putra, berhasil finis di posisi keempat dengan waktu 4:01,40 pada pertandingan 15 November.

Direktur & EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma, turut menyampaikan apresiasi atas penampilan kedua atlet tersebut. Ia menilai pencapaian Eqman dan Fransisko merupakan contoh nyata kemajuan pembinaan atletik berbasis daerah.

“Penampilan Eqman dan Fransisko di SEA Youth 2025 menunjukkan perkembangan yang terus berjalan di PAC. Hasil yang mereka capai menjadi masukan penting bagi proses pembinaan selanjutnya, sekaligus menegaskan nilai dari kerja sama yang kami bangun bersama PB PASI,” ujar Claus.

Baca Juga :  Persib Bandung Masih Tak Terkalahkan Meski Ditahan Semen Padang 1-1

Papua Athletics Center (PAC) sendiri merupakan Pusat Pelatihan Atletik desentralisasi Mimika yang terbentuk atas kolaborasi antara PB PASI dan PT Freeport Indonesia. PAC bertujuan menyediakan pelatihan intensif, fasilitas, dan pendampingan yang memadai bagi atlet-atlet daerah untuk meningkatkan prestasi mereka pada level nasional maupun internasional.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com