Dinkes Kabupaten Bogor Bekali Relawan SPPG dengan Pelatihan Keamanan Pangan

0
Dinkes Kabupaten Bogor
Ratusan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengikuti Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji (PKPSS) yang digelar di Kopi Walet, Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Foto (Andreas/Narasitoday.com)

NARASITODAY.COM, BOGOR- Ratusan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengikuti Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji (PKPSS) yang digelar di Kopi Walet, Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor. Sabtu (29/11/2025).

Dahniar Budiarti, pemegang program tempat pengelolaan pangan di Dinkes Kabupaten Bogor, mengatakan pelatihan ini diberikan kepada seluruh karyawan yang bekerja di dapur MBG, mulai dari kepala SPPG, ahli gizi, akuntan, hingga para relawan.

Baca Juga :  ANTAM Tunjukkan Aksi Nyata, Bantu Korban Banjir dan Longsor di Bogor Barat

“Harapan kami setelah pelatihan ini, MBG bukan hanya sekadar bergizi, tetapi juga layak dan aman untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Kepala Dapur SPPG Parakanmuncang, Anang Marup, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut diikuti relawan dari tiga dapur SPPG, dua di antaranya berada di Kecamatan Nanggung dan satu dapur di Kecamatan Cigudeg.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Buka Seleksi Terbuka untuk Dinas Baru, Ini Kata BKPSDM soal Formasi 2026

“Jumlah peserta sesuai kapasitas dapur, totalnya 150 orang. Kegiatan ini berlangsung satu hari,” jelasnya.

Menurut Anang, pelatihan ini merupakan salah satu syarat untuk memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Setiap dapur SPPG diwajibkan mengikuti seluruh tahapan, termasuk pelatihan, agar para relawan mampu menerapkan personal hygiene serta menjaga keamanan pangan selama operasional berlangsung.

Baca Juga :  Kedisiplinan dan Solidaritas Kopassus Jadi Inspirasi Rudy Susmanto dalam Memimpin Pemerintah Kabupaten Bogor

“Saya berharap, karena ini salah satu sarat untuk pemenuhan persyaratan, yang mengikuti pelatihan agar semua relawan bisa menerapkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) tiap dapur SPPG,” tutupnya.***

Wartawan : Andreas