NARASITODAY.COM, JAKARTA – Aroma kemenangan menyerbak di Terminal Kedatangan Bandara Soekarno-Hatta seiring tibanya seluruh kontingen Indonesia dari medan laga SEA Games 2025 di Thailand. Indonesia tidak sekadar pulang, melainkan membawa kado istimewa bagi bangsa: 91 medali emas, angka yang jauh melampaui target awal sebanyak 80 emas.
Di balik gemerlap medali yang mengalung di leher para atlet, ada “api” perjuangan yang disulut langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Motivasi kuat serta komitmen kesejahteraan yang dijanjikan pemerintah terbukti menjadi bahan bakar utama para atlet untuk mencetak sejarah di negeri gajah putih.
Salah satu kejutan paling emosional datang dari tim futsal putra yang untuk pertama kalinya menyabet medali emas sepanjang sejarah keikutsertaan di SEA Games. Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa perhatian negara terhadap masa depan atlet menjadi kunci ketenangan mental para pemain.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden yang berkomitmen mencurahkan perhatian kepada olahraga, bahkan juga memikirkan kesejahteraan para atlet. Terus terang hal ini menjadi penyemangat kami menghadirkan sejarah baru bagi futsal Indonesia dalam ajang SEA Games,” ujar Michael Sianipar.
Drama luar biasa juga tersaji di lapangan hoki es. Timnas Indonesia membungkam tuan rumah Thailand dengan skor 3-2 di detik-detik akhir pertandingan. Direktur Timnas Hoki Es Indonesia, Jonathan Sudarta, menyebut dukungan konsisten dari pemerintah sejak tim ini lahir tahun 2016 adalah fondasi kemenangan mereka.
“Kami tidak ingin menyia-nyiakan kepercayaan Bapak Presiden dan kesempatan yang diberikan oleh Bapak Menpora. Apalagi Bapak Menpora Erick Thohir menjadi sosok yang ada di belakang lahirnya timnas hoki es pada 2016 dan selalu konsisten menunjukkan dukungan,” kata Jonathan.
Pemerintah telah menyiapkan bonus besar bagi para pejuang olahraga ini, dengan angka mencapai Rp1 miliar bagi peraih medali emas. Bagi para atlet muda, seperti di cabang renang dan basket, angka ini bukan sekadar bonus, melainkan jaminan masa depan yang membuat mereka bisa tampil total tanpa beban finansial.
Manajer timnas renang Indonesia, Wisnu Wardhana, melihat langsung bagaimana ambisi para perenang muda melonjak. “Dengan perhatian Bapak Presiden yang ditunjukkan dalam SEA Games kali ini, para perenang muda semakin total menjalani profesinya, karena tidak ada lagi kekhawatiran akan masa depan dan kesejahteraan mereka. Atensi Bapak Prabowo membuat mereka juga berambisi untuk mempersembahkan emas, dan kita sudah lihat buktinya tiga emas di SEA Games kali ini,” ucap Wisnu.
Dukungan teknis dan anggaran juga dirasakan oleh cabang bola basket. Sekjen DPP Perbasi, Nirmala Dewi, mengapresiasi Menpora Erick Thohir yang menambah anggaran sehingga lebih banyak kontingen yang bisa dikirim.
“Kehadiran Bapak Menpora menyaksikan timnas basket putri dan putra berarti besar buat kami pengurus federasi dan tentunya para atlet. Komitmen Menpora sejak awal dengan menyediakan anggaran secara maksimal membuat para atlet bisa fokus bertanding dan yakin bahwa perjuangan kami selalu mendapat dukungan dari pemerintah,” tegas Nirmala.
Dengan pencapaian gemilang ini, Indonesia tidak hanya berhasil finis dengan kebanggaan di kancah Asia Tenggara, tetapi juga meletakkan standar baru bagi pembinaan atlet yang berbasis pada apresiasi dan dukungan penuh negara.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














