NARASITODAY.COM, JAKARTA – Indonesia resmi mengukuhkan posisinya sebagai “Negara Smartphone“. Laporan terbaru Digital 2025 Global Overview Report menempatkan anak muda Indonesia di peringkat pertama dunia sebagai pengguna internet melalui ponsel.
Pemandangan remaja yang menunduk menatap layar di transportasi umum, kafe, hingga ruang kelas kini bukan sekadar fenomena sosial, melainkan representasi data global. Sebanyak 98,7% warga RI berusia 16 tahun tercatat mengakses internet lewat ponsel, melampaui Filipina dan Afrika Selatan yang berada di angka 98,5%.
Meski memuncaki persentase pengguna, dalam hal durasi, warga Indonesia masih berada di bawah “pecandu” digital asal Afrika Selatan dan Brasil. Rata-rata pengguna internet berusia 16 tahun ke atas di tanah air menghabiskan waktu 7 jam 22 menit sehari untuk berselancar di dunia maya.
Secara kumulatif, masyarakat Indonesia menghabiskan waktu 4 jam 38 menit khusus untuk mengakses internet via ponsel setiap harinya. Angka ini jauh melampaui rata-rata global yang hanya menyentuh 3 jam 46 menit.
Laporan tersebut juga menangkap pergeseran budaya digital yang drastis dalam satu dekade terakhir. Jika pada kuartal III-2014 komputer masih mendominasi dengan 66,9%, kini keadaan berbalik total. Pada kuartal III-2024, ponsel mendominasi sebesar 56,8%, sementara pengguna non-HP menyusut menjadi 43,2%.
Di Indonesia, dominasi ponsel bahkan lebih kontras lagi; 63% masyarakat memilih ponsel sebagai pintu utama ke dunia maya, menyisakan hanya 37% bagi pengguna komputer.
Data ini juga menyingkap perbedaan menarik dalam cara pria dan wanita mengonsumsi konten digital. Ponsel adalah wilayah kekuasaan perempuan muda, sementara komputer menjadi ruang bagi laki-laki dewasa.
Berikut adalah rincian profil pengguna berdasarkan laporan tersebut:
- Perempuan Muda (Ponsel): Menjadi kelompok paling aktif. Usia 16-24 tahun menghabiskan 4 jam 44 menit, sedangkan usia 25-34 tahun selama 4 jam 17 menit.
- Laki-laki (Komputer): Cenderung menggunakan perangkat yang lebih besar untuk durasi yang lebih lama. Kelompok usia 25-34 tahun menghabiskan 3 jam 9 menit, dan usia 35-44 tahun selama 2 jam 58 menit di depan layar komputer.
Secara keseluruhan, penggunaan internet di komputer di Indonesia tergolong rendah, hanya 2 jam 43 menit, masih di bawah rata-rata global yang mencapai 2 jam 52 menit. Hal ini menegaskan bahwa bagi mayoritas warga Indonesia, internet bukan lagi soal duduk di depan meja, melainkan aktivitas yang dibawa ke mana saja di dalam saku celana.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com














