BMKG Lapor Gempa Kecil di Yogyakarta, Warga Diimbau Tetap Waspada Menghadapi Zona Aktif

0
gempa
Ilustrasi alat pendeteksi gempa. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, GUNUNG KIDUL – Saat sebagian besar warga baru saja memulai aktivitas di pagi hari yang tenang, bumi di bawah kaki Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan pengingat akan kekuatannya. Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 2,9 dilaporkan mengguncang wilayah barat daya Gunung Kidul pada Selasa (30/12/2025) pagi.

Meskipun getarannya tergolong kecil dan tidak berpotensi merusak secara luas, peristiwa ini cukup mengejutkan ketenangan warga yang tengah bersiap menyambut hari-hari terakhir di penghujung tahun 2025.

Baca Juga :  BMKG Ingatkan Warga Jabodetabek Siaga 3 Hari Penuh, Hujan Lebat dan Angin Kencang Siap Mengguyur

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di perairan lepas pantai, tepatnya 89 kilometer di sebelah barat daya Gunung Kidul. Gempa yang terjadi pada pukul 06:01 WIB tersebut tergolong gempa dangkal dengan kedalaman pusat gempa mencapai 19 kilometer.

Melalui rilis resminya di platform media sosial, BMKG segera membagikan data teknis terkait koordinat guncangan tersebut:

Baca Juga :  Apa yang Akan Terjadi Jika Rotasi Bumi Berbalik? Temuan Menarik dari Simulasi Ilmiah

“Gempa Mag:2.9, 30-Dec-2025 06:01:02WIB, Lok:8.71LS, 110.25BT (89 km BaratDaya GUNUNGKIDUL-DIY), Kedlmn:19 Km,” tulis laman X BMKG.

Sebagai lembaga yang mengedepankan kecepatan informasi untuk kewaspadaan publik, BMKG memberikan catatan bahwa data ini masih bersifat awal. Proses pengolahan data otomatis dilakukan dalam waktu singkat agar masyarakat segera mengetahui adanya aktivitas seismik di wilayah mereka.

Baca Juga :  Getaran Gempa di Pandaran Buat Warga Panik, Petugas Masih Lakukan Evaluasi Dampak

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tambah BMKG dalam keterangan resminya.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan minor tersebut. Warga diimbau untuk tetap tenang namun waspada, mengingat wilayah pesisir selatan Jawa merupakan zona aktif lempeng tektonik.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com