Getaran Gempa di Pandaran Buat Warga Panik, Petugas Masih Lakukan Evaluasi Dampak

0
gempa
Ilustrasi pencetakan seismometer. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, PANGANDARANSaat sebagian besar warga di pesisir selatan Jawa Barat baru saja memulai aktivitas subuh atau masih terlelap dalam dinginnya pagi, bumi tiba-tiba berguncang. Selasa (5/5/2026) pukul 05:14 WIB, gempa tektonik berkekuatan magnitudo 4,2 menghentak wilayah Pangandaran dan sekitarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di laut, tepatnya 76 kilometer arah barat daya Kabupaten Pangandaran. Dengan kedalaman yang cukup dangkal, yakni 14 kilometer, getaran ini terasa nyata hingga ke beberapa wilayah tetangga.

Baca Juga :  Selatan Iran Diguncang Gempa Magnitudo 4,7, Warga Hormozgan Rasakan Guncangan Kuat

Jangkauan Getaran yang Luas

Meski berpusat di Pangandaran, energi gempa merambat cukup jauh. Warga di Cipatujah, Langkaplancar, hingga daerah perkotaan seperti Tasikmalaya, Banjar, Cikoneng, dan Ciamis melaporkan merasakan goyangan yang sempat memicu kekhawatiran sesaat.

Melalui akun resminya, BMKG segera merilis data awal untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat:

Gempa Mag:4.2, 05-May-2026 05:14:39WIB, Lok:8.08LS, 107.92BT (76 km BaratDaya KAB-PANGANDARAN-JABAR), Kedlmn:14 Km,” tulis BMKG di platform X.

Baca Juga :  Kenali Bakat Musik Anak Lewat 5 Perilaku Unik Ini, Mudah dan Seru!

Pihak otoritas menekankan bahwa informasi ini disebarkan dengan mengedepankan aspek kecepatan. Oleh karena itu, data tersebut masih bersifat dinamis.

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.”

Menanti Laporan Dampak

Hingga saat ini, suasana di wilayah terdampak dilaporkan masih relatif kondusif. Belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan tersebut.

Baca Juga :  5 Cara Praktis untuk Meredakan Stres dan Menenangkan Pikiran, Simak Penjelasannya!

Petugas terkait masih melakukan pemantauan di lapangan untuk mengonfirmasi dampak lebih lanjut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pagi yang tenang di Pangandaran sempat terusik, namun aktivitas warga perlahan kembali normal sembari menunggu pembaruan data dari instansi berwenang.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com