NARASITODAY.COM, LONDON – Kemeriahan pesta kembang api di langit Inggris tidak menular ke atas lapangan hijau pada laga pembuka tahun 2026. Premier League mengawali kalender baru, Kamis (1/1/2026), dengan fenomena langka: paceklik gol massal. Dari empat laga yang tersaji, tiga di antaranya berakhir dengan skor kacamata, termasuk drama di papan atas yang membuat Manchester City gagal menempel ketat sang pemuncak klasemen.
Di Stadium of Light, Manchester City harus menerima kenyataan pahit tertahan imbang 0-0 oleh tuan rumah Sunderland. Hasil ini menjadi ganjalan serius bagi ambisi juara The Citizens, yang kini tertinggal empat poin dari Arsenal (45 poin) di puncak klasemen paruh musim.
City, yang datang dengan modal delapan kemenangan beruntun, seolah membentur tembok baja bernama Robin Roefs. Kiper Sunderland tersebut tampil heroik mementahkan berbagai peluang emas, termasuk sundulan Josko Gvardiol yang hanya membentur tiang gawang di babak kedua.
Meski gagal menang, manajer City Pep Guardiola mencoba tetap tenang menyikapi ketangguhan lawan.
“Mereka sangat kuat dan fisikal, jadi hasil ini bukan kejutan. Kami menerima satu poin ini,” ujar Guardiola.
Satu-satunya pelipur lara bagi City adalah kembalinya sang jenderal lapangan tengah, Rodri, yang masuk sebagai pengganti setelah pulih dari cedera hamstring panjang.
Nasib serupa dialami Liverpool. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Anfield, The Reds gagal membongkar pertahanan berlapis Leeds United. Peluang emas Hugo Ekitike yang melenceng di depan gawang menjadi gambaran betapa tumpulnya lini depan tuan rumah malam itu.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, tak menyembunyikan kekecewaannya atas strategi low block lawan.
“Kami ingin memulai 2026 dengan kemenangan, tetapi itu sulit. Kami tidak cukup efektif menghadapi low block mereka,” ungkap Slot.
Hasil ini menjadi berkah bagi Leeds yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi dan kini bertengger di peringkat ke-16.
Sementara itu, di London Barat, laga Brentford vs Tottenham Hotspur juga berakhir 0-0. Skor ini bermakna sejarah bagi Spurs; hasil ini resmi menghentikan catatan luar biasa 13
Satu-satunya gol yang tercipta di hari pertama tahun 2026 lahir di Selhurst Park. Crystal Palace sebenarnya sudah nyaris mengakhiri puasa kemenangan mereka saat Jean-Philippe Mateta membawa tuan rumah unggul. Namun, Fulham merusak pesta tersebut lewat gol telat Tom Cairney yang memaksakan skor imbang 1-1.
Dengan hasil ini, persaingan di papan tengah semakin ketat, di mana Brentford, Palace, dan Fulham kini berhimpitan di posisi 9, 10, dan 11 dengan koleksi poin yang identik (27 poin). Liga Inggris memulai tahun dengan dingin, namun persaingan menuju takhta juara justru semakin memanas.***
Editor : Alysa
Sumber : Berbagai Sumber













