Malam Mencekam di Cileungsi, Begal Berhadapan dengan Polisi dalam Kejar-kejaran Dramatis

0
Cileungsi
Kasus pembegalan di Jalan Alternatif Cileungsi kembali mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara pada dini hari.Foto : dok.Ist

NARASITODAY.COM, CILEUNGSI – Kesunyian Jalan Raya Alternatif Cileungsi pada Senin dini hari (5/1/2026) mendadak pecah oleh aksi kekerasan jalanan. Seorang pegawai harian lepas (PHL) Unit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Prio Tri Wicaksono, menjadi sasaran kawanan begal saat hendak kembali ke pos jaganya di tengah gelapnya malam.

Namun, drama yang dimulai dengan todongan celurit ini berakhir dengan pengejaran dramatis oleh tim kepolisian yang berhasil melumpuhkan para pelaku setelah motor mereka menghantam tiang listrik.

Sekitar pukul 03.00 WIB, Prio tengah memacu motor Honda PCX miliknya menuju kantor Subnit Laka Cileungsi. Tepat saat ia hendak berbelok memasuki area kantor, dua unit motor yang dinaiki empat pria tak dikenal memotong jalurnya.

Baca Juga :  Penyelidikan Kasus Bayi Ditinggal di Perkebunan Bogor, Polisi Pastikan Keselamatan Bayi

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison menjelaskan bahwa salah satu pelaku, yang diidentifikasi bernama Dika, secara brutal menendang motor korban.

“Motor PCX yang dikendarai korban tersebut dipepet dari sebelah kanan, setang motor tersebut ditendang oleh pelaku Dika pakai kaki, sehingga pengendara motor PCX terjatuh di tengah jalan,” kata Edison, Selasa (6/1/2026).

Prio berusaha bangkit dari aspal yang dingin, namun nyawanya terancam saat kilatan senjata tajam diarahkan kepadanya. “Pada saat Saksi hendak bangun, Saksi ditodong celurit,” tambah Edison mengisahkan momen mencekam tersebut.

Meski dalam kondisi terdesak, Prio tidak kehilangan akal. Ia melarikan diri ke dalam kantor Subnit Laka yang lokasinya sudah sangat dekat. Di sana, ia bertemu dengan Kasubnit Laka Aiptu Pempem Krisnandi dan dua rekan lainnya yang sedang berjaga.

Baca Juga :  Anak Dibawah Umur di Cileungsi Diduga Diperkosa Pegawai Bank Emok

Tanpa membuang waktu, tim polisi langsung tancap gas menggunakan mobil patroli untuk mengejar para pelaku yang mencoba melarikan diri ke arah Bekasi. Aksi kejar-kejaran di jalanan yang lengang itu berakhir di depan sebuah toko bangunan ketika para pelaku kehilangan kendali.

“Pada saat dikejar, mereka menabrak tiang listrik yang berada di sebelah kanan, tepat di depan Royal Bangunan,” jelas Edison mengenai akhir pelarian tersebut.

Dari empat orang yang terlibat, dua pelaku berhasil diringkus di lokasi kejadian, yakni Muhamad Luthfi Fahillah (22) dan seorang remaja berusia 16 tahun yang tercatat masih berstatus pelajar di Bekasi. Sementara itu, dua pelaku lainnya, Dika dan Panji, berhasil meloloskan diri dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga :  Bupati Rudy Susmanto Tegaskan Tanggung Jawab Penuh atas Kasus Oknum Kepala Desa Gunung Menyan

“Korban atas nama Prio Tri Wicaksono, PHL/pekerja harian lepas di Subnit Laka Mekarsari, Cileungsi. Pelaku yang diamankan dua orang atas nama Muhamad Luthfi Fahillah (22) dan satu anak di bawah umur, usia masih 16 tahun, masih sekolah di Bekasi,” pungkas Kompol Edison.

Kepolisian kini masih melakukan pengejaran intensif terhadap dua pelaku lain yang diduga sebagai otak utama penyerangan tersebut. Kejadian ini kembali mengingatkan warga untuk tetap waspada saat berkendara di wilayah rawan pada jam-jam rawan kriminalitas.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com