Gas Bocor Saat Memasak, Warung Makan di Bogor Selatan Ludes Terbakar

0
warung makan
Kebocoran tabung gas memicu kebakaran hebat di sebuah warung makan di Kelurahan Ranggamekar, Bogor Selatan, Kamis (8/1/2026) pagi.Foto : dok.Ist

NARASITODAY.COM, BOGOR – Suasana tenang di Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, seketika pecah oleh aroma gas yang menyengat dan teriakan minta tolong. Sebuah warung makan dilaporkan hangus terbakar setelah api menyambar dari tabung gas yang bocor dan merambat hingga ke lantai dua bangunan pada Kamis (8/1/2026) pagi.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ini sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar saat si jago merah dengan cepat melalap material bangunan. Beruntung, kesigapan petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah api merembet lebih luas ke pemukiman padat penduduk tersebut.

Baca Juga :  Pelabuhan Hodeidah Terbakar Usai Digempur Israel, Impor Pangan Yaman Terancam

Kejadian bermula saat pemilik warung sedang sibuk menyiapkan hidangan untuk pelanggan. Namun, rutinitas memasak itu berubah menjadi mimpi buruk ketika bau gas yang tajam mulai memenuhi ruangan dapur.

“Awal mula terjadinya kebakaran menurut saksi, pemilik warung sedang masak, tercium bau kebocoran gas,” jelas Sekretaris Dinas Damkar Kota Bogor, Theofilio Patricinio Freitas, Kamis (8/1).

Tak butuh waktu lama, gas yang telah memenuhi ruangan tersulut api kompor. Api langsung berkobar hebat dan menjilat bagian atap hingga merusak lantai dua rumah yang menyatu dengan warung tersebut.

Baca Juga :  Dari Pangan ke Sanitasi, Kebutuhan Warga Aceh Bergeser Pasca Bencana yang Masif

Dalam upaya menyelamatkan diri, seorang pria berinisial E (30) dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa ini. Korban mengalami cedera akibat sambaran api yang cukup serius di beberapa bagian tubuhnya.

“Korban E (30) luka bakar rambut dan kaki,” tambah Theo.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor langsung menerjunkan sedikitnya 7 unit armada pemadam ke lokasi kejadian setelah menerima laporan warga. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan isolasi area untuk memutus perambatan api. Berkat kerja keras personel di lapangan, api berhasil dijinakkan dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Pria Paruh Baya di Cileungsi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Tersetrum Listrik

“Kondisi aman terkendali, 15 menit penanganan,” pungkas Theo memastikan situasi telah kembali kondusif.

Meski api telah padam, kerugian materil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Kasus ini kembali menjadi pengingat bagi para pelaku usaha kuliner untuk selalu mengecek kelayakan selang dan regulator gas secara berkala guna mencegah insiden serupa terulang kembali.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com