Pelecehan Seksual di Bus Transjakarta, Polisi Kantongi Barang Bukti

0
HUT ke-499
ILustrasi transpotasi bus Transjakarta. FOto : Istock

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Ruang publik yang seharusnya menjadi zona aman bagi komuter seketika berubah menjadi mencekam. Di tengah sesaknya bus Transjakarta rute 1A (Pantai Maju – Balai Kota), Kamis (15/1/2026), sejumlah penumpang wanita menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pria yang nekat melakukan masturbasi di tengah kerumunan.

Kejadian yang berlangsung di dalam bus yang sedang melaju tersebut terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial. Dalam potongan gambar yang beredar, suasana bus nampak padat saat terduga pelaku melancarkan aksinya. Sisa-sisa tindakan tak senonoh itu meninggalkan trauma fisik dan psikis bagi korban yang mendapati pakaian mereka terkena bercak cairan mencurigakan.

Baca Juga :  Pengeroyokan Suporter Usai Laga Persija vs Persib, Polisi Amankan 37 Orang

Pihak kepolisian bergerak cepat merespons laporan masyarakat tersebut. Saat ini, kepolisian tengah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap bukti fisik yang ditemukan di lokasi.

“Polisi telah mengantongi barang bukti berupa pakaian korban yang diduga terdapat cairan mencurigakan,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).

Baca Juga :  Polemik Naturalisasi di Timnas Indonesia: Kritik Dragan Talajic dan Performa Skuad Garuda

Ketegangan sempat memuncak di dalam bus ketika para penumpang menyadari perbuatan cabul pelaku. Alih-alih tinggal diam, sejumlah penumpang yang geram terlihat mengadang dan merekam wajah pelaku sebagai upaya dokumentasi. Petugas keamanan Transjakarta segera mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan pria tersebut dari armada.

Menanggapi insiden yang mencoreng kenyamanan bertransportasi ini, pihak manajemen Transjakarta menyatakan keprihatinan mendalam.

Baca Juga :  AGATRA Jadi Ajang Cetak Anggota Pramuka: Begini Kata Agus Ridho

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM, membenarkan peristiwa memilukan tersebut. Pihak Transjakarta menyayangkan tindakan tidak senonoh pelaku di tengah bus yang sedang ramai penumpang.

Transjakarta juga berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Tjahyadi.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius pihak berwajib guna memastikan keamanan bagi perempuan di ruang publik, terutama pada jam-jam sibuk di transportasi massal.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com