10 Adab Ziarah Kubur Sesuai Sunnah Rasulullah, Lengkap dengan Doanya

0
ilustrasi ziarah makam Foto: Dotshock/Freepik

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Ziarah kubur menjadi salah satu amalan yang kerap dilakukan umat Islam untuk mendoakan keluarga atau kerabat yang telah meninggal dunia. Selain sebagai bentuk bakti dan doa, ziarah kubur juga mengingatkan manusia akan kematian dan kehidupan akhirat.

Dalam ajaran Islam, ziarah kubur dianjurkan untuk dilakukan dengan adab yang sesuai sunnah Rasulullah SAW. Hal ini penting agar ziarah tidak sekadar menjadi kebiasaan, tetapi juga bernilai ibadah.

Baca Juga :  Eksplorasi 5 Bioma Terbesar di Dunia dengan Keanekaragaman flora dan fauna

Beberapa adab ziarah kubur yang diajarkan Rasulullah SAW di antaranya adalah mengucapkan salam kepada ahli kubur, tidak duduk atau berjalan di atas makam, serta menjaga kesopanan dan kebersihan area pemakaman. Peziarah juga dianjurkan membaca doa dan surat-surat pendek Al-Qur’an sebagai bentuk permohonan ampunan dan rahmat bagi mayit.

Baca Juga :  Apakah Bayi Baru Lahir Wajib Dibayarkan Zakat Fitrahnya?

Rasulullah SAW juga menekankan agar ziarah kubur dilakukan dengan niat ikhlas karena Allah SWT, bukan untuk tujuan yang bertentangan dengan ajaran Islam. Perbuatan seperti meminta kepada orang yang telah meninggal atau melakukan ritual yang mengarah pada kemusyrikan dilarang keras.

Selain itu, doa ziarah kubur menjadi bagian penting dalam amalan ini. Doa tersebut berisi permohonan keselamatan, ampunan, dan rahmat Allah SWT bagi penghuni kubur, sekaligus pengingat bagi yang masih hidup bahwa kematian adalah kepastian.

Baca Juga :  Peringati Hardiknas, Mendikdasmen Sebut 3M Kunci Sukses Peningkatan Mutu Pendidikan

Para ulama juga menjelaskan bahwa ziarah kubur diperbolehkan bagi perempuan selama dapat menjaga adab dan tidak berlebihan dalam mengekspresikan kesedihan. Dengan adab yang benar, ziarah kubur diharapkan mampu melembutkan hati dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. (MG3)

 

Editor : Mutiara

Sumber : detikhikmah