Warga Dramaga Swadaya Perbaiki Jalan Terputus, Akses Sersan Misza Lumpuh Sejak Desember

0
Warga Dramaga Swadaya
Sejumlah warga memperbaiki secara swadaya Jalan Sersan Misza di Kampung Carangpulang, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Selasa (17/2/2026). Jalan tersebut terputus akibat longsor yang terjadi sejak 10 Desember 2025 setelah tembok penahan tanah (TPT) amblas diterjang hujan deras, sehingga akses kendaraan roda empat tidak dapat melintas. Foto : ist

NARASITODAY.COM, DRAMAGA – Warga Kampung Carangpulang, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, terpaksa turun tangan memperbaiki Jalan Sersan Misza yang terputus akibat longsor.

Perbaikan dilakukan secara swadaya pada Selasa (17/2), setelah akses tersebut tak kunjung diperbaiki sejak bencana terjadi pada 10 Desember 2025.

Longsor dipicu hujan deras disertai angin kencang yang merusak tembok penahan tanah (TPT) proyek betonisasi di ruas jalan tersebut.

Baca Juga :  PWI Kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Longsor di Sukabumi

Akibatnya, badan jalan amblas dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Warga pun harus memutar melalui Jalan alternatif Serkom untuk beraktivitas.

Salah seorang warga, Umar, mengatakan akses jalan di RT 02/06 itu merupakan jalur terdekat menuju jalan utama. Namun sejak longsor terjadi, warga hanya bisa melintas menggunakan kendaraan roda dua dengan kondisi terbatas.

Baca Juga :  Kawasan Tegar Beriman Jadi Surga Olahraga dan Rekreasi, Keberhasilan CFD Disambut Antusias Warga

“Menjelang bulan Ramadhan, akses jalan sangat penting untuk aktivitas warga. Karena belum ada perbaikan, masyarakat akhirnya bergotong royong memperbaiki seadanya agar bisa dilalui,” ujar Umar.

Ia menjelaskan, selain menghambat mobilitas warga, kondisi TPT yang longsor juga dikhawatirkan semakin melebar apabila tidak segera ditangani.

Baca Juga :  Kabupaten Bogor Targetkan Administrasi Kependudukan Terintegrasi Melalui Digitalisasi

Terlebih, lokasi jalan berada di atas aliran Sungai Ciapus sehingga berpotensi tergerus arus air.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen agar akses utama tersebut kembali normal dan aman dilalui kendaraan.

Hingga kini, perbaikan yang dilakukan warga masih bersifat sementara sambil menunggu tindak lanjut dari pihak terkait.

Editor : Andreas