Presiden RI Prabowo Subianto Umumkan Indonesia Siap Kirim Pasukan Stabilisasi ke Gaza

0
Presiden RI
Presiden RI Prabowo Subianto.Foto : Dok. Sekretariat Presiden

NARASITODAY.COM, WASHINGTON D.C. – Sorotan lampu ruang pertemuan tingkat tinggi di Washington, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan posisi Indonesia sebagai pilar perdamaian dunia. Dalam waktu dekat, seragam loreng TNI akan bersanding dengan pasukan internasional di Jalur Gaza, mengawal fajar baru bagi rakyat Palestina pasca-agresi brutal yang menghancurkan wilayah tersebut.

Indonesia resmi bergabung dalam barisan pionir Pasukan Stabilisasi Internasional atau International Stabilization Force (ISF), sebuah unit keamanan di bawah naungan Board of Peace (BoP) yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Garda Depan Perdamaian

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa persiapan pengiriman personel sudah memasuki tahap akhir. Tim pendahulu (advanced team) dijadwalkan akan bertolak menuju zona penyangga dalam hitungan minggu.

Baca Juga :  Ledakan Gas LPG di Cisarua, Sebabkan Seorang Lansia Alami Luka Bakar Begini Kronologisnya kata Saksi

“Kita siap (kirim pasukan ISF). Mungkin ya kelompok-kelompok advanced mungkin tidak lama lah mungkin satu sampai dua bulan ini,” ujar Prabowo usai menghadiri rapat Board of Peace di Washington, Kamis (19/2/2026).

Komitmen yang ditunjukkan Indonesia tidak main-main. Di hadapan Donald Trump dan para pemimpin dunia, Prabowo menyatakan kesiapan Jakarta untuk mengirimkan hingga satu divisi penuh guna memastikan stabilitas di lapangan.

“Kami menegaskan kembali komitmen untuk berkontribusi dengan jumlah pasukan yang signifikan, hingga 8.000 personel atau lebih jika diperlukan,” tegas Prabowo dalam pidatonya.

“Kami siap mengerahkan pasukan untuk berpartisipasi aktif dalam pasukan stabilisasi internasional demi memastikan perdamaian ini dapat berjalan dengan efektif,” tambahnya.

Wakil Komandan dari Nusantara

Baca Juga :  Yayasan Bina Sejahtera Gelar Maulid Nabi 1447 H, Angkat Tema Pemuda Berilmu dan Berakhlak

Kepercayaan dunia terhadap profesionalisme militer Indonesia membuahkan posisi strategis. Panglima ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, secara resmi menunjuk Indonesia sebagai wakil komandan pasukan internasional tersebut.

Indonesia berdiri sejajar dengan empat negara pionir lainnya dalam misi awal ini. “Saya dengan gembira mengumumkan bahwa lima negara pertama yang akan mengirim personel untuk bertugas dalam ISF yaitu Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania,” ucap Jeffers.

Meski langkah ini dilakukan melalui mekanisme BoP bentukan AS, Prabowo tetap membawa misi diplomatik utama Indonesia: kemerdekaan penuh bagi Palestina. Baginya, kehadiran pasukan di lapangan adalah sarana menuju tujuan yang lebih besar, yakni kedaulatan.

Optimisme Prabowo memancar saat ia berbicara tentang “perdamaian abadi,” sebuah visi yang diusung bersama kelompok negara Muslim lainnya dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Liburan Keluarga di Bekasi: 6 Kolam Renang yang Wajib Dikunjungi

“Tentunya komit beberapa negara Muslim semua menegaskan, komitmen kita untuk bener-benar mencapai lasting peace and the only lasting peace dalam beberapa statement kita, kelompok 8, negara Muslim yang diundang pertama kali untuk ikut BoP ini, bagi kita the real, the only long lasting solution is two state solution,” ucap Prabowo dengan penuh keyakinan.

Dengan bergabungnya Indonesia dalam ISF, Jalur Gaza tidak hanya akan dijaga oleh senjata, tetapi juga oleh komitmen kemanusiaan dari negara yang selama ini konsisten menyuarakan hak-hak bangsa Palestina. Satu atau dua bulan ke depan akan menjadi pembuktian bagi diplomasi aktif Indonesia di kancah global.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com