NARASITODAY.COM, JAKARTA – Bagi sebagian orang, puasa sering terasa berat bukan karena tubuh tidak kuat, tetapi karena cara memulai pagi yang kurang tepat. Padahal, rutinitas sederhana sejak bangun tidur hingga setelah sahur bisa sangat memengaruhi kenyamanan tubuh selama berpuasa.
Kabar baiknya, kamu tidak perlu perubahan besar atau ribet. Cukup melakukan penyesuaian kecil di pagi hari, tubuh bisa terasa lebih siap, pikiran lebih tenang, dan aktivitas seharian pun berjalan lebih ringan. Berikut lima perubahan kecil yang bisa mulai diterapkan selama Ramadan.
Menjaga asupan air saat sahur menjadi langkah dasar yang sering dianggap sepele. Padahal, minum air putih secara bertahap—mulai setelah bangun tidur, setelah makan, hingga sebelum imsak—membantu tubuh tetap terhidrasi lebih lama dan mengurangi rasa lemas di siang hari.
Selain itu, memilih menu sahur yang tepat juga berperan penting. Makanan berminyak dan terlalu pedas sebaiknya dihindari karena bisa membuat perut terasa berat dan cepat haus. Sebagai gantinya, pilih makanan bernutrisi seimbang seperti protein, sayuran, karbohidrat kompleks, dan buah agar energi dilepas secara perlahan sepanjang hari.
Kebiasaan langsung tidur setelah sahur juga perlu dikurangi. Memberi jeda dengan aktivitas ringan seperti membaca, journaling, atau peregangan sederhana membantu pencernaan bekerja lebih optimal dan membuat tubuh terasa lebih segar saat memulai aktivitas pagi.
Paparan sinar matahari pagi juga tak kalah penting. Cahaya matahari di pagi hari membantu meningkatkan mood, fokus, dan energi tubuh. Cukup dengan membuka jendela atau berjalan santai beberapa menit setelah subuh sudah memberi manfaat positif bagi tubuh.
Terakhir, membiasakan ibadah sunnah di pagi hari dapat menjadi penyeimbang antara kesiapan fisik dan mental. Dzikir pagi, shalat dhuha, atau membaca Al-Qur’an membantu menciptakan ketenangan batin dan membuat hari terasa lebih terarah meski sedang berpuasa.
Dengan rutinitas pagi yang sederhana dan konsisten, puasa tak hanya terasa lebih ringan secara fisik, tetapi juga lebih bermakna secara emosional dan spiritual. (MG3)
Editor : Mutiara
Sumber : idntimes.com














