Eksplorasi 5 Wisata Ramadan di Maroko, Suasana Buka Puasa Dengan Tradisi Meriam yang Menakjubkan

0
Ramadan
Ilustrasi Marrakesh maroko.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Ramadan di Maroko bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum menghadirkan pengalaman budaya dan spiritual yang begitu kaya. Saat matahari terbenam, dentuman meriam tradisional menggema di berbagai kota, menjadi penanda waktu berbuka puasa yang dinanti-nantikan masyarakat. Tradisi ini berpadu dengan keindahan arsitektur, kuliner khas, serta atmosfer religius yang kental, menjadikan Maroko destinasi istimewa untuk menikmati suasana Ramadan.

Berikut lima destinasi wisata Ramadan di Maroko yang menghadirkan pengalaman buka puasa dengan tradisi meriam yang menakjubkan:

  1. Rabat
Ilustrasi Rabat
Ilustrasi Rabat.Foto : Istock

Sebagai ibu kota negara, Rabat menawarkan suasana Ramadan yang khidmat namun tetap semarak. Dentuman meriam dari area bersejarah menjadi penanda waktu berbuka, disambut warga yang berkumpul bersama keluarga di rumah maupun di masjid. Setelah berbuka, kawasan kota tua dan tepian Sungai Bouregreg ramai oleh warga yang menikmati malam Ramadan dengan berjalan santai.

  1. Fes
Baca Juga :  Hemat Tapi Tetap Eksotis! 5 Tempat Wisata Musim Semi di Eropa yang Ramah di Kantong
Fes
Ilustrasi Fes maroko.Foto : Istock

Kota tua Fes dikenal sebagai pusat spiritual dan intelektual Maroko. Di bulan Ramadan, lorong-lorong medina dipenuhi aroma sup harira dan roti hangat. Tradisi meriam di Fes menjadi simbol warisan sejarah yang masih dijaga. Masjid-masjid bersejarah dipadati jamaah untuk salat tarawih, menghadirkan suasana religius yang begitu mendalam.

  1. Marrakesh
Ilustrasi Marrakesh
Ilustrasi Marrakesh maroko.Foto : Istock

Di Marrakesh, suasana Ramadan terasa hidup di sekitar alun-alun dan pasar tradisional. Saat meriam berbunyi, warga dan wisatawan serentak berbuka puasa dengan kurma dan teh mint khas Maroko. Lampu-lampu kota yang menyala selepas magrib menciptakan pemandangan eksotis, terutama di kawasan medina yang ikonik.

  1. Casablanca
Baca Juga :  HAMBA-HAMBA YANG INSPIRATIF PADA PUASA RAMADAN
Casablanca
Ilustrasi Casablanca maroko.Foto : Istock

Kota metropolitan ini menawarkan pengalaman Ramadan yang unik dengan latar megah Masjid Hassan II di tepi Samudra Atlantik. Dentuman meriam terdengar bersahutan dengan azan magrib, menciptakan momen sakral yang memukau. Banyak warga memilih berbuka di sekitar masjid, menikmati pemandangan laut yang menenangkan.

  1. Chefchaouen
Chefchaouen
Ilustrasi Chefchaouen maroko.Foto : Istock

Dikenal sebagai “Kota Biru”, Chefchaouen menawarkan suasana Ramadan yang lebih tenang dan intim. Tradisi meriam tetap menjadi penanda berbuka, namun nuansa pegunungan dan bangunan bercat biru menghadirkan ketenangan tersendiri. Setelah berbuka, warga berkumpul di alun-alun kecil untuk berbincang dan menikmati hidangan khas Ramadan.

Baca Juga :  Inilah 5 Keajaiban Sholat Tarawih yang Membawa Ketenangan dan Keseimbangan Hidup

Tradisi meriam di Maroko sendiri merupakan warisan bersejarah yang terus dilestarikan sebagai simbol kebersamaan dan penanda waktu berbuka puasa. Dentumannya bukan hanya sekadar suara, tetapi juga menjadi momen yang menyatukan masyarakat dalam rasa syukur dan kebersamaan.

Eksplorasi Ramadan di Maroko menghadirkan perpaduan spiritualitas, sejarah, dan keindahan budaya yang sulit dilupakan sebuah pengalaman yang tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menghangatkan hati.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com