NARASITODAY.COM, JAKARTA – Bagi banyak orang tua, memastikan anak merasa aman dan nyaman di sekolah menjadi hal yang sangat penting. Namun, memantau aktivitas anak tidak selalu harus dilakukan secara berlebihan. Pendekatan yang tepat justru dapat membuat anak tetap merasa dipercaya, sekaligus memberi orang tua ketenangan.
Memantau perkembangan anak di lingkungan sekolah sebaiknya dilakukan dengan cara yang bijak agar tidak menimbulkan tekanan bagi anak. Berikut lima cara yang dapat dilakukan orang tua untuk tetap mengetahui kondisi anak di sekolah tanpa membuat mereka merasa diawasi secara berlebihan.
- Bangun Komunikasi Terbuka dengan Anak
Komunikasi yang baik menjadi kunci utama. Biasakan untuk menanyakan aktivitas anak di sekolah setiap hari dengan cara yang santai. Hindari pertanyaan yang terkesan seperti interogasi agar anak merasa nyaman untuk bercerita. - Jalin Hubungan Baik dengan Guru
Guru merupakan pihak yang paling memahami aktivitas anak di sekolah. Orang tua dapat sesekali berkomunikasi dengan wali kelas untuk mengetahui perkembangan akademik maupun perilaku anak di lingkungan sekolah. - Manfaatkan Buku Penghubung atau Aplikasi Sekolah
Banyak sekolah kini menggunakan buku penghubung atau aplikasi digital untuk menyampaikan informasi kepada orang tua. Melalui media tersebut, orang tua bisa memantau kehadiran, tugas, hingga kegiatan sekolah anak. - Ikut Terlibat dalam Kegiatan Sekolah
Menghadiri pertemuan orang tua, kegiatan sekolah, atau acara pentas seni dapat membantu orang tua lebih memahami lingkungan belajar anak. Selain itu, kehadiran orang tua juga dapat memberi dukungan emosional bagi anak. - Beri Anak Rasa Percaya
Selain memantau, orang tua juga perlu memberikan kepercayaan kepada anak. Kepercayaan akan membantu anak belajar bertanggung jawab atas dirinya sendiri sekaligus membangun hubungan yang sehat antara orang tua dan anak.
Memantau anak di sekolah bukan berarti mengawasi setiap langkah mereka. Dengan komunikasi yang baik, keterlibatan yang sehat, serta rasa saling percaya, orang tua dapat memastikan anak tetap merasa nyaman sekaligus berkembang secara optimal di lingkungan sekolah.***
Editor : Alysa
Sumber : idntimes.com














